Kades dan Perangkatnya Wajib Kuasai TI

108
ilustrasi. net

eQuator Sambas. Menguasai teknologi informasi (TI) jadi keharusan bagi kepala desa (Kades) terpilih dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakatnya, dan menunaikan janji sesuai visi dan misinya ketika mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 17 Oktober lalu.

Ersandi dari Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) meminta kades terpilih jangan hanya pandai berjanji. Sebab, apa yang disampaikan saat Pilkades kepada masyarakat tidak hanya diucapkan. Namun, harus dibuktikan dengan kerja dan program nyata yang telah dilakukan kades terpilih. “Apa yang disampaikan harus sesuai program,” desak Ersandi kepada wartawan, Selasa (17/11).

Ia menambahkan, desa merupakan salah satu pondasi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sambas dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sebab, pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan yang dipimpin kades. Kades harus menjadi pelayan bagi masyarakat di desanya. “Kades juga harus mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya,” ungkapnya.

Caranya, kata dia, para kades terpilih harus meningkatkan kemampuan diri dalam pengusaan aturan perundang-undangan dan disinergikan dengan visi dan misi yang akan dijalankan. Selain itu, kades terpilih harus menguasai teknologi terkini, terutama terkait penguasaan IT. “Jangan sampai kades terpilih tak tahu bagaimana memfungsikan program Word, Excel yang ada untuk pengetikan berkas administrasi. Bahkan kades-kades diharapkan punya e-mail (surat elektronik),” katanya.

Tidak cukup hanya kades yang pintar, lanjut dia, namun seluruh jajarannya juga harus pandai mengoperasikan IT demi mendukung kelancaran administrasi dan pelaporan pembiayaan pembangunan. “Profesionalitas dan kemampuan kades dan perangkanya otomatis akan menjadi modal dasar pengelolaan desa yang baik, transparan dan bertanggungjawab demi keberlangsungan pembangunan di desa itu sendiri,” katanya.

Ersandi menegaskan, agar pengelolaan dana desa yang lumayan besar bisa dilakukan dengan baik, dan maksimal tanpa melanggar aturan. Selain kades, kata dia, jajarannya dalam hal ini perangkat desa juga harus mampu dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan dana yang ada untuk membantu mewujudkan program-program desa yang sesuai dengan visi misinya. “Program yang diharapkan adalah yang benar-benar tepat sasaran dengan menyesuaikan kondisi desa dan kebijakan pemerintah, agar pembangunan desa dapat berjalan seperti yang diharapkan,” pintanya. (edo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here