Kesadaran Menyekolahkan Anak Semakin Tinggi

PERESMIAN. Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus meresmikan USB SMP Negeri 6 Satu Atap (Satap) Sukadana, di Dusun Pangkalan Tapang, Desa Riam Berasap Jaya, Senin (19/12). Kamiriluddin-RK

eQuator.co.id – Sukadana-RK. Partisipasi dan kesadaran masyarakat Kabupaten Kayong Utara dalam menyekolahkan anak-anaknya meningkat drastis. Hal ini dapat dilihat dari Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM).

“Pada 2008 APK tingkat SMP 48,49 persen dan APM 45,81 persen. Sedangkan 2016 APK SMP 103,21 persen dan APM 74,52 persen,” ungkap Idrus, Wakil Bupati Kayong Utara, saat meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 6 Satu Atap (Satap) di Dusun Pangkalan Tapang, Desa Riam Berasap Jaya, Kecamatan Sukadana, Senin (19/12).

Kondisi ini, ungkap Idrus, tentunya sangat jauh berbeda dengan sebelum pemekaran, ketika Kayong Utara masih menjadi bagian Kabupaten Ketapang. “Saat itu, anak-anak yang ingin sekolah atau para orangtua yang mengantar anaknya sekolah, sangat jauh sekali jarak yang harus mereka tempuh,” kenangnya.

Dia menambahkan, kala itu ada yang menempuh jarak lebih dari 1 Kilometer dari tempat tinggal merek. Bahkan tidak sedikit yangs ekolah ke Ibukota Kabupaten Ketapang dan tidak sedikit yang tidak melanjutkan pendidikannya, lantaran biaya sekolah cukup mahal bagi masyarakat kurang mampu.

Idrus mengatakan, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara terus berupaya membenahi sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kualitas serta mutu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Dia mengungkapkan, pada 2008 SMP/MTs di Kabupaten Kayong Utara hanya 35 unit, terdiri atas 30 SMP dan 5 MTs. Sekarang sudah 44 SMP/MTs, terdiri atas 38 SMP dan 6 MTs.

Idrus bersyukur, tahun ini Pemkab dapat menyelesaikan pembangunan USB SMP Negeri 6 Satap Sukadana. “Pada hari ini (kemarin, red) kita meresmikan USB SMP Negeri 6 Satap Sukadana. Dengan bertambahnya SMP ini, tentu akan menambah daya tampung anak usia sekolah yaitu 12 hingga 15 tahun untuk masuk SMP,” kata Idrus.

Terutama, tambah dia, bagi anak-anak Kecamatan Sukadana yang tempat tinggalnya dekat dengan SMP Negeri 6 Satap Sukadana. “Harapannya, tidak ada lagi anak-anak kita di Desa Riam Berasap dan sekitarnya yang tidak dapat masuk Sekolah Menengah, karena alasan jauh dari sekolah atau faktor ekonomi,” ujar Idrus.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kayong Utara, Rommy Wijaya MSi mengatakan, SMP Negeri 6 Sukadana memiliki 28 pelajar, terdiri atas 20 pelajar Kelas VII dan 8 pelajar Kelas VIII. “Khusus siswa Kelas VIII merupakan siswa pindahan dari sekolah lain pada saat sekolah ini mulai beroperasi,” ungkapnya.

Pembangunan USB SMP Negeri 6 Satap Sukadana ini, sambungnya, menggunakan dana dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2016 yang tertuang dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan SMP Dirjen Dikdasmen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

 

Laporan: Kamiriluddin

Editor: Mordiadi