Antarkan Ibunya Makan, Wondo Dapati Saudaranya Tak Bernyawa

23
IDENTIFIKASI. Tim gabungan kepolisian melakukan identifikasi terhadap mayat yang ditemukan di sebuah rumah Gang Jeruk, Kelurahan Sungai Bangkong, Selasa (23/10)--Jessica Wuysang for RK

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Warga di Gang Jeruk, Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki di salah satu rumah dalam gang tersebut, Selasa (23/10) sekira pukul 8.00 Wib.

Kondisi tubuh mayat tersebut, sudah membengkak. Di bagian muka terlihat membiru. Selain itu, ada bercak darah yang juga keluar dari mulut mayat tersebut.

Mayat tersebut diketahui bernama Laksono, 45. “Yang pertama kali menemukannya adalah Wondo, adik kandung korban,” ungkap Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam kepada sejumlah wartawan.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kata Abdullah, semasa hidup, korban memang mengidap penyakit. Tetapi, tidak diketahui secara pasti penyakit apa yang bersarang di tubuh korban.

Sebab, korban selalu menolak saat saudaranya mengajak untuk berobat ke dokter. Di rumah itu  korban semasa hidupnya tinggal bersama ibunya, Suarni, yang juga sudah renta dan sakit-sakitan.

Sementara saudara kandungnya bernama Wondo tinggal di rumah lain. Saat Wondo hendak mengantarkan makanan untuk sang ibu, korban pun ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar.

Menurut Abdullah, diperkirakan korban meninggal sejak tiga hari lalu. Kendati keterangan pihak keluarga menyatakan korban memang mengidap penyakit, namun langkah identifikasi tetap dilakukan oleh kepolisian untuk memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan dalam kematian ini.

“Hasil identifikasi yang dilakukan oleh Unit Iden Polresta Pontianak, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Kuat dugaan, kematian korban karena sakit,” pungkasnya. (abd)