Waspada, Ombak Laut Diprediksi Mencapai Dua Meter

Jangan Nyalakan HP Saat Hujan

283
ilustrasi. net

eQuator – Ketapang-RK. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas III Rahadi Oesman Ketapang mengimbau nelayan Ketapang berhati-hati. Pekan depan diperkirakan ombak di laut  mencapai ketinggian 1,5 meter sampai dua meter.
“Kalau kita lihat memang belum terlalu tinggi, belum mencapai di atas dua meter. Namun tentu perlu kewaspadaan dari para nelayan saat terjadi hujan lebat,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Klas III Rahadi Oesman Ketapang, Supriandi, Rabu (18/11).

Yang perlu diwaspadai saat terjadi hujan lebat adalah kondisi gelombang sesaat yang bisa mencapai ketinggian di luar kisaran prediksi. Tentu ini perlu diperhatikan demi keamanan dan keselamatan dalam beraktivitas.
“Selain itu para nelayan, harus memperhatikan kondisi langit sekitar. Apabila terdapat awan gelap, itu merupakan tanda terjadi hujan dengan intensitas lebat,” jelasnya.
Berdasarkan citra satelit cuaca Himawari 8 IR Enhanced untuk prakiraan cuaca beberapa hari mendatang di Kabupaten Ketapang berpotensi hujan ringan hingga hujan sedang.
“Prediksi waktu hujan mulai siang sampai sore hari di Wilayah Ketapang. Termasuk daerah perairan di Ketapang, mencakup semuanya,” ungkapnya.
Supriandi, mengatakan,untuk angin  adanya daerah sirkulasi Siklonik di sebelah Barat, Sumatera Utara. Kondisi angin di Kalbar mengalami perlambatan begitu juga dengan
Kabupaten Ketapang, mengindikasikan adanya massa udara yang berkumpul dan berpotensi terbentuknya awan hujan di daerah tersebut.
“Konsentrasi awan hujan di Kabupaten Ketapang terjadi di Sebelah Utara, Barat dan Selatan. Kecepatan angin berkisar 10 – 15 knots (20 -30 km/jam) dengan arah angin dominan dari Timur Laut hingga Selatan,” tuturnya.
Ia mengatakan, hingga kini, pihaknya masih terus memantau potensi terjadi puting belitung, untuk wilayah Ketapang dimana pun bisa terjadi.Untuk puting belitung skala kejadian kecil. Jika terjadi angin kencang di daerah tertentu, akan terjadi apabila ada gumpalan awan
colomunimbus.
“Karena konsentrasi awan itu tak menutup kemungkinan daerah lain bisa terjadi. Yang jelas angin kencang terjadi,” katanya.
Lanjut Supriandi, hujan turun akan disertai petir, agar masyarakat mewaspadai kondisi ini. “Khusus Handphone  dinonaktifkan. Karena sambaran petir bisa berdampak, HP yang berbahaya,” pungkasnya.

 

Reporter: Jaidi Chandra

Editor: Kiram Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here