Seleksi Paskibraka Wadah Kegiatan Positif untuk Anak Muda

SELEKSI. Proses seleksi Paskibraka di Kabupaten Sintang, Jumat (15/3). Kegiatan ini adalah wadah positif untuk belajar dan membentuk karakter para pemuda. (Humas Sintang for RK)

eQuator.co.id – SINTANG-RK. Peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang tahun 2019 diminta benar-benar mengekuti seleksi dengan baik dan benar.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Syarifuddin, mewakili Bupati Sintang, saat membuka kegiatan seleksi tersebut, di Stadion Baning Sintang, Jumat (15/3).

“Kegiatan ini merupakan wadah positif untuk belajar dan membentuk karakter para pemuda dan pemudi kita,” kata Syarifuddin dalam sambutannya.

Kegiatan seperti ini, terangnya akan menjauhkan anak muda dari hal-hal yang tidak bermanfaat dan bahkan menjauhkan dari perbuatan negatif.

“Tentu dengan kegiatan ini, waktu dengan gadget akan berkurang, perbuatan negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas juga tidak akan masuk,” jelasnya.

Ia berharap, agar peserta tidak hanya menjadi wakil dari kecamatan saja, tapi dapat membawa nama Sintang hingga ke tingkat nasional.

“Saya juga mengingatkan kepada para pelatih dan panitia seleksi, agar dapat berlaku jujur dan adil dalam memilih  peserta,” pintanya.

Ditegaskannya, jangan pandang siapa dan darimana mereka berasal darimana, karena mereka semua putra-putri terbaik Sintang. “Pilihlah yang memang terbaik dari yang baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Junaidi yang mewakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang menyebutkan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencari dan menyeleksi calon peserta Paskibraka setingkat SMA sederajat.

“Mereka dipersiapkan sebagai pasukan pengibar Bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI ke 74 tahun 2019,” terangnya.

Dijelaskannya, ada 30 sekolah dari 10 kecamatan yang mengirimkan siswanya untuk ikut seleksi tahun ini, dengan jumlah 200 orang peserta.

“Rinciannya 103 orang peserta putra dan 97 orang peserta putri. Seleksi ini melibatkan TNI, POLRI dan akademisi yang berkoordinasi dengan Disporapar Kabupaten Sintang,” terangnya.

Kegiatan seleksi ini akan berlangsung selama 3 hari. Proses seleksi meliputi tes kesehatan dan fisik, ilmu pengetahuan, kesenian, psikotes dan baris berbaris. (pul)