Ruang Sidang Sempit dan Panas

Ketua PA Mempawah Curhat ke Bupati Kubu Raya

130
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali (duduk di tengah) ketika menerima kunjungan Ketua PA Mempawah, Wanjofrizal beserta rombongan. Fahrurrozi for Rakyat Kalbar

eQuator – Mempawah. Setiap Selasa dan Rabu, Pengadilan Agama (PA) Mempawah menggelar layanan jemput bola di belakang Kantor Camat Sungai Raya bagi warga Kubu Raya. Sayangnya ruang sidangnya kurang nyaman, ruang tunggu sempit, panas dan kursi yang disediakan terbatas, serta minimnya toilet.

“Masyarakat sering mengeluh, makanya kami sampaikan kepada bapak Bupati. Beliau bersedia membantu memperbaiki dan melengkapi fasilitas,” jelas Ketua PA Mempawah, Wanjofrizal dalam rilisnya, belum lama ini.

Selama ini wilayah hukum PA Mempawah tidak hanya Kabupaten Mempawah, namun juga Kabupaten Kubu Raya dan Landak. Melalui layanan jemput bola PA Mempawah, warga Kubu Raya tidak perlu lagi ke Mempawah untuk menyelesaikan persoalan hukum yang dihadapinya. “Tahun 2015, pelayanan terpadu identitas hukum telah terlaksana di Kubu Raya sebanyak 6 kali,” paparnya.

Keseriusan PA Mempawah menggelar layanan jemput bola di wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Mempawah disambut gembira Bupati Kubu Raya, Rusman Ali. “Kami (PA Mempawah, red) melakukan kunjungan silaturahmi ke bapak Bupati Kubu Raya, Rusman Ali,” ujarnya.

Wanjofrizal memaparkan, setiap layanan jemput bola digelar, sebanyak 20 hingga 25 pasangan suami istri (Pasutri) melaporkan permasalahan pernikahan mereka. Dia berjanji terus meningkatkan kualitas pelayanan jemput bola. “Jika masyarakat Kubu Raya harus pergi ke Mempawah, tentu biayanya mahal, serta menguras tenaga dan waktu,” ungkapnya.

Selama ini jumlah perkara yang disidangkan dalam sehari bisa mencapai 40 perkara. Makanya, sidang sering berakhir sampai malam. “Waktu salat Isya para hakim baru pulang ke Mempawah,” ucapnya.

 

Reporter: Ari Sandy

Redaktur: Yuni Kurniyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here