Pos Jaga Kantor Bupati Sering Kosong

Satpol PP Doyan Jaga Kantor LPSE

550
POS JAGA. Pos Penjagaan atas dan bawah Kantor Bupati Bengkayang yang kerap kosong serta pos jaga LPSE dan ULP yang selalu terjaga. KURNADI

eQuator –  Bengkayang-RK. Dibangunnya dengan megah pos penjagaan Kantor Bupati Bengkayang, tidak menjamin keamanan di lembaga pemerintahan itu. Apalagi pos penjagaan lebih sering ditinggal oleh petugas Satpol PP.

Pos penjagaan Kantor Bupati Satu Atap, Jalan Guna Baru, Trans Rangkang itu mestinya jangan ditinggal kosong. Selain menjaga keamanan, juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkunjung di kantor tersebut.

“Saya tidak tahu mau masuk dari mana saat berada di Kantor Bupati Bengkayang. Mau bertanya dengan penjaga, tetapi pos jaganya tidak ada petugas,” kata Juanda, Warga Sungai Raya Kepulauan yang sedang berkunjung ke Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (12/11).
Pada jam-jam tertentu, pos penjagaan sering kosong, apalagi pada malam hari. Sudah selayaknya penjagaan diperkuat dan petugasnya standby 24 jam.
Lucunya, kalau pos Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan ULP dijaga ketat dan aman setiap harinya. Kantor itu dijaga Satpol PP, diantaranya Mikael L, Tamben, Ferianus Zebua dan Jemi Selan. “Kami standby bertugas di LPSE dan ULP,” kata Ferianus Zebua.
Berdasarkan SK penugasan, Zebua mengaku harus standby di kantor lelang proyek itu setiap hari secara bergantian atau bersama-sama.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Rakyat Kalbar, pos jaga Kantor Bupati Bengkayang kerap kosong ditinggal petugasnya. Dalam satu minggu biasa dua sampai tiga hari kosong. Penjaganya hanya ada di saat-saat jam tertentu saja. Dari dua pos jaga, atas dan bawah Kantor Bupati, dijaga delapan petugas.
Menurut salah seorang penjaga yang namanya enggan dikorankan, alasan utama pos jaga tidak ditempati petugas, karena Water Closed (WC) tidak berfungsi, tidak ada tempat tidur, tidak ada televisi (TV) dan juga tidak ada air minum atau dispencer. “Sehingga kami tidak betah bearada di dalam pos,” katanya.
Kepala Satpol PP Bengkayang, Fabianus Oel MPd mengaku sudah menenpatkan delapan penjaga di pos jaga atas dan pos jaga bawah kantor bupati.
“Namun jika sering kosong, itu hanya oknum petugasnya yang tidak disiplin dan melalaikan tugas. Kami akan terus melakukan pengawasan, dan pos jaga setiap hari harus tetap dijaga secara bergantian, sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” tegas Oel.
Terkait kerap kosongnya pos penjagaan kantor bupati, Pj Bupati Drs Moses Ahie MSi akan memanggil Kepala Satpol PP. “Kita akan panggil Kasatpol PP untuk menanyakan hal itu,” tegas Moses. (kur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here