Polsek Sanggau Ledo Amankan 650 Karung Bawang Malaysia

62
PERIKSA. Petugas tengah memeriksa bawang putih asal Malaysia yang diamankan di depan Mapolsek Sanggau Ledo, Minggu (1/4)--Kurnadi/RK
PERIKSA. Petugas tengah memeriksa bawang putih asal Malaysia yang diamankan di depan Mapolsek Sanggau Ledo, Minggu (1/4)--Kurnadi/RK

eQuator.co.idBengkayang-RK. Jalan tikus di perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang yang berbatasan dengan Serikin, Sarawak, Malaysia masih diangggap sebagai surga bagi para penyelundup.

Buktinya, ratusan karung bawang putih diduga ilegal kembali berhasil diamankan oleh Polsek Sanggau Ledo, jajaran Polres Bengkayang saat razia dalam rangka ‘Zero Barang Ilegal’, Rabu (28/3) dini hari.

Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dicky Armana Subekti STK menerangkan, pengungkapan ini berawal ketika anggotanya mendapat informasi ada satu unit truk yang diduga bermuatan barang ilegal berasal dari Malaysia akan melintas di depan Mapolsek, di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo.

“Setelah mendapat informasi itu, kita lakukan pemeriksaan terhadap truk yang dimaksud,” kata Dicky kepada Rakyat Kalbar, Minggu (1/4).

Saat diperiksa, benar saja dalam truk bernomor polisi KB 8939 ML itu membawa bawang putih asal Malaysia. “Bawang yang dibawa sebanyak 650 karung. Di mana masing-masing karung seberat 10 kilogram. Bawang ini bermerek AAA Cap Panda,” ujar Dicky.

Saat diperiksa, sopir atas nama Dedy Umar Kusuma ini tidak bisa menunjukkan dokumen sah atas bawang itu. Pemuda 24 tahun asal Lumar, Kabupaten Bengkayang ini langsung diamankan bersama barang bukti ke Polres Bengkayang.

“Hingga saat ini sopir berserta truk dan barang bukti diamankan di Mapolres Bengkayang untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Karantina Jagoi Babang,” tutup Dicky. (Kur)