Pipa PDAM Tirta Melawi Pecah

Tiga Hari Air Ledeng Desa Sido Mulyo Mampet

178
ilustrasi. net

eQuator – Nanga Pinoh-RK. Pipa PDAM Tirta Melawi yang berada di bawah jembatan Melawi pecah sehingga kondisi ini mengakibatkan pasokan air terhadap kurang lebih 1000 pelanggan di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Nanga Pinoh terhenti sejak tiga hari terakhir.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa pipa tersebut pecah akibat adanya proyek pemasangan tiang fender jembatan Melawi, yang dilakukan oleh pekerja sejak beberapa hari lalu.

“Ya, sudah tiga hari ini pasokan air ke pelanggan di Desa Sido Mulyo terhenti,” ujar anggota DPRD Kabupaten Melawi, H Bujang Sapri yang juga warga Desa Sido Mulyo, Rabu (18/11).

Bujang Sapri berharap kepada PDAM ataupun pihak pelaksana proyek bisa segera memperbaiki jaringan PDAM yang pecah tersebut. Supaya pasokan air ke pelanggan tidak sampai terganggu.

“Kalau bisa secepatnya. Sebab sudah dua hari ini terpaksa menggunakan air cadangan dan air hujan. Mudah-mudahan saja bisa segera diselesaikan, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ulasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Melawi, Agus Darius yang dikonfirmasi melalui selulernya mengaku sedang berada di luar kota untuk mengikuti pelatihan pengelolaan air. Namun dia juga mengakui bahwa pasokan air ke Sido Mulyo terhenti akibat adanya pipa yang pecah tersebut.

“Informasinya pecah, karena ada proyek pemasangan tiang fender di jembatan. Kita juga sudah protes kepada para pekerja di sana dan sudah diperbaiki. Kita juga melakukan pendampingan,” paparnya.

Agus mengungkapkan, PDAM sejatinya sudah memberi informasi kepada para pekerja agar berhati-hati saat menancapkan tiang di lokasi itu, karena ada pipa PDAM. Namun entah bagaimana kejadian yang sudah diantisipasi itu tetap saja terjadi.

“Kita sudah lakukan penanganan. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat bisa segera diperbaiki dan pasokan air ke pelanggan di sana bisa segera normal kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Tehnik, PDAM Tirta Melawi, Sukemi mengatakan, jika tidak ada halangan pasokan air ke pelanggan di Sido Mulyo akan normal kembali pada Rabu malam ataupun Kamis pagi. “Jika pengerjannya selesai sore, mungkin malam bisa kita suplai air ke sana lagi,” ucapnya.

Sukemi mengungkapkan, PDAM sudah melakukan koordinasi dengan pelaksana proyek agar berhati-hati saat menancapkan tiang fender. Bahkan saat itu pekerja juga menyampaikan kesanggupannya.

“Seharusnya saat kita beri informasi, pada saat kemarau kemarin diberi tanda oleh pelaksana proyek supaya tidak sampai terkena. Namun entah bagaimana tiba-tiba saja sudah pecah,” bebernya.

 

Reporter: Sukartaji

Redaktur: Andry Soe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here