Pengabdian ASN Bukan Mencari Kehidupan Mewah

8
DONOR DARAH. Sutarmidji menyaksikan kegiatan donor daran di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (29/11). Humas Pemprov for RK

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Korpri harus bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan meningkatkan kinerja, disiplin dan hindari hal-hal penyimpangan apapun. Termasuk penyimpangan anggaran dan sebagainya.

“Pengabdian Korpri di PNS/ASN bukan untuk mencari kehidupan yang mewah,” ingat Gubernur Kalbar Sutarmidji, saat ditemui usai menjadi inspektur upcara HUT ke 47 Korpri dan Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 di halaman kantor Gubernur, Kamis (29/11).

Dikatakannya pria yang karib disapa Midji ini, penghasilan seorang anggota Korpri/ASN boleh dikatakan pas-pasan. Apabila bisa memanej dengan baik, maka hidupnya tenang dan nyaman. Tanpa harus melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun.

“Saya minta kita semua bertekad untuk meningkatkan pelayanan dan professionalisme, menjaga integritas masing-masing. Tekadkan sampai pensiun dalam bentuk yang baik,” ingatnya.

Usai menjadi Irup, Midji didampingi Ketua TP PKK Kalbar Lismaryani Sutarmidji bersama Ketua PMI Kalbar Ny. Frederika, Forkopimda dan OPD beserta undangan lainnya menuju Balai Petitih mengikuti acara donor darah. Di kesempatan tersebut Midji meminta kepada Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) kabupaten/kota se Kalbar untuk dapat mengembangkan Bank Donor. Bukan Bank Darah.

“Kalau ada Bank Donor, kapan saja mereka membutuhkan darah bisa dihubungi dan ambil darahnya,” kata Midji.

Dikatakannya, dalam sebulan UDD PMI Kota Pontianak membutuhkan darah lebih dari 1.500 kantong. Sehingga keberadaan Bank Donor akan sangat efektif.

“Jadi, orang-orang yang butuh pendonor otu sudah terekam dan teru mengajak orang untuk menjadi pendonor, karena pendonor itu pasti sehat,” pesannya.

Dikatakannya, UDD PMI kabupaten/kota se Kalbar sangat membutuhkan ketersedian darah yang banyak. Karena siklus tahunan terjadinya wabah DBD. “Mudah-mudahan kedepan, para pendonor akan lebih banyak lagi karena kebutuhan darah semakin besar,” pungkasnya.

 

Laporan: Rizka Nanda

Editor: Arman Hairiadi