Pelantikan Anggota DPRD Disambut Demonstrasi

Mahasiswa Sambas Sampaikan 9 Tuntutan

AKSI DAMAI. Sekitar 300 mahasiswa yang tergabung dalam aliansi pergerakan mahasiswa Kabupaten Sambas melaksanakan aksi damai pelantikan DPRD Kabupaten Sambas periode 2019-2024, Senin (9/9). (SAIRI/RK)

eQuator.co.id – SAMBAS-RK. Sekitar 300 mahasiswa Kabupaten Sambas menggelar aksi damai pada saat pelantikan anggota DPRD kabupaten Sambas periode 2019-2024. Aksi yang dinamai Aliasi Pergerakan Mahasiswa Kabupaten Sambas ini sebelum menuju gedung DPRD mereka berorasi di Pasar Sambas, Senin (9/9).

Oggy Akhmadany, perwakilan pengunjuk rasa mengatakan, dalam aksi tersebut pihaknya meminta 45 anggota DPRD Kabupaten Sambas yang dilantik untuk untuk merealisasikan sembilan tuntutan.

“Kami minta semua anggota DPRD yang dilantik untuk menginisiasi peraturan daerah Perda yang pro terhadap rakyat dan kemajuan bagi Kabupaten Sambas,” katanya.

Kemudian anggota DPRD harus menggunakan fungsi anggaran dengan adil dan bijaksana tranparasi, akuntabel dan pro terhadap rakyat.

“Anggota DPRD harus berkomitmen untuk menyerap, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kabupaten Sambas secara adil dan bertanggung jawab, lalu bisa mengawal dan mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintah agar pro rakyat dalam hal hukum agar tidak tumpul diatas dan tajam ke bawah,” tegasnya.

Oggy yang juga sebagai Ketua Bem Poltesa ini mengatakan, pihaknya juga meminta anggota DPRD untuk mengawal Sambas Hebat yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan janji politik Bupati Sambas periode 2016-2020, lalu komitmen melahirkan APBD 2020 yang merakyat berkemajuan transparan dan bertanggung jawab.

“Kita juga mengharapkan DPRD untuk membentuk pansus terhadap rumah sakit Pratama yang banyak meninggalkan persoalan-persoalan dengan harapan supaya rumah sakit tersebut segera difungsikan,” tuturnya.

Selanjutnya mahasiswa juga menginginkan agar DPRD untuk mengawal dana hibah agar tidak disalahgunakan dalam hal kepentingan politik dan diusut tuntas persoalan dana hibah 2017-2018 dan meminta penegak hukum turun tangan.

“Kasus pencabulan sangat marak di kabupaten Sambas sehingga tuntutan kesembilan kami mendesak untuk segera dibentuknya KPPAD di Kabupaten Sambas,” tutupnya.

Setelah prosesi pelantikan DPRD usai akhirnya aksi mahasiswa disambut oleh seluruh anggota DPRD kabupaten Sambas dihalaman DPRD dan menandatangani sembilan tuntutan Aliasi pergerakan mahasiswa kabupaten Sambas.

Mewakili anggota DPRD terpilih, H. Abu Bakar yang juga sebagai Ketua DPRD Sementara periode 2019-2024 mengatakan semua tuntutan mahasiswa akan diperjuangkan selama menjadi anggota DPRD periode 2019-2024.

“Saya mendengar dari adik-adik mahasiswa di mana ada sembilan tuntutan yang disampaikan kepada DPRD, mak sesuai dengan sumpah dan janji kami saat sumpah jabatan, kami bersumpah sebanyak 45 anggota DPRD untuk siap memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Sambas,” katanya.

Legislator Gerindra ini mengungkapkan dalam sumpah yang telah dilaksanakan merupakan amanah yang besar selama lima tahun menjabat dimana untuk menuntaskan hal-hal yang disampaikan oleh rakyat Kabupaten Sambas.

“Kami juga siap untuk menyambut aspirasi mahasiswa dan rakyat kabupaten Sambas, dan atas sembilan tuntutan ini kami selaku anggota DPRD periode 2019-2024 sangat setuju dengan mahasiswa dan akan segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

DPRD juga disampaikan H. Abu Bakar mengajak adik-adik mahasiswa untuk membantu DPRD dalam mengawal,  menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan yang ada di Kabupaten Sambas. Agar tambah Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Sambas benar-benar pro terhadap rakyat.

“Kami juga memohon doa kepada adik mahasiswa dan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas sebab kami meskipun sebagai anggota DPRD kabupaten Sambas tapi juga seorang manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan salah, sehingga apabila dalam lima tahun selama kami menjalankan tugas ini ada kesalahan dan kekurangan maka kami siap untuk duduk Satu meja bersama adik mahasiswa untuk menyelesaikan persoalan yang ada,” katanya.

“Mudah-mudahan dengan niat yang baik hati yang tulus perjuangan mahasiswa dan anggota DPRD yang terpilih, insyaAllah dapat memberikan keberkahan bagi Kabupaten Sambas, dan semoga menjadi negeri yang makmur,” pungkasnya.

 

Laporan: Sairi

Editor: Indra Wardhana