-ads-
Home Rakyat Kalbar Sambas Objek Wisata Religius Terkesan Terbengkalai

Objek Wisata Religius Terkesan Terbengkalai

Menara Nyaris Tumbang. Awak redaksi Rakyat Kalbar melihat kondisi bangunan menara yang berdiri di pinggiran sungai di area Keraton Sambas yang keberadaannya nyaris tumbang karena minimnya perhatian pemerintah. Padahal bangunan menara itu merupakan bagian dari sejarah kerajaan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/10). Egi for Rakyat Kalbar

eQuator.co.id – Keraton Sambas merupakan destinasi wisata religius yang kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Lokasinya yang berada persis di depan Sungai Sambas mengundang daya tarik tersendiri. Namun, ironisnya objek penunjang di sekitar kawasan keraton seolah tak terurus, bahkan satu di antaranya sudah mau roboh.

Pontianak-RK. Kabupaten Sambas yang memiliki 19 kecamatan dan 193 desa mendapat jatah delapan orang perwakilan di DPRD Provinsi Kalbar. Namun, ternyata keberadaan wakil rakyat yang terhormat di panggung politik Kalbar itu terkesan tak mampu memberikan sumbangsih terhadap kepentingan asal daerah pemilihan mereka?

Biarlah masyarakat yang menilai. Fakta di lapangan jelas tergambarkan. Salah satu destinasi wisata religius terkesan tak terurus. Yakni, salah satu bangunan bersejarah yang berdiri di tepian Sungai Sambas tampak mau roboh. Kondisinya miring, bahkan kayu-kayunya pun sudah ada yang terlihat berlepasan.

-ads-

Amelda (24), seorang warga Sambas yang berkunjung di area Keraton Sambas menyesalkan, infrastruktur penunjang destinasi wisata di kawasan itu seolah tidak diperhatikan. Padahal, keberadaan bangunan tersebut sangat diperlukan untuk melihat keindahan Sungai Sambas.

“Keraton tok beh ramai juak yang ngunjungek eng. Tapi beh sarane dan prasarane ndak’an terurus,” keluh Amelda kepada awak redaksi koran ini dengan dialeg Sambas dijumpai di area Keraton Sambas, pekan lalu.

Keberadaan bangunan dua lantai yang sekilas mirip menara itu dianggap sebagai sarana bagi pengunjung untuk bersantai serta menghabiskan waktu untuk melihat keindahan Keraton Sambas dan sungai di depannya.

Oleh karena itu, Amelda mengharapkan, Pemerintah Kabupaten Sambas, DPRD Kabupaten Sambas dan legislator Parlemen Kalbar asal Dapil Kabupaten Sambas supaya dapat lebih memperhatikan keberadaan bangunan-bangunan yang ada di sekitar Keraton Sambas.

“Kalau bangunan bagus, kan banyak yang datang. Jika dibuat tempat duduk dan sebagainya pasti menarik. Kalau banyak yang datang tentunya menguntungkan warga sekitar,” ujarnya sambil makan kue lempeng.

Amelda menambahkan, selain menawarkan keindahan bangunan bersejarah, di Keraton Sambas wisatawan juga bisa melihat keindahan Sungai Sambas secara langsung dengan menggunakan jasa penambang sampan.

Reporter: Deska Irnansyafara

Redaktur: Andry Soe

Exit mobile version