Musim Hujan, Awas DBD Mengintai

217
nyamuk aides aigepty. net

eQuator – Mempawah. Hujan yang mengguyur Kabupaten Mempawah mengakhiri musim kemarau panjang hingga menyebabkan kabut asap. Datangnya musim hujan memang harus disyukuri, namun juga harus diwaspadai. Sebab, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) berpotensi menyerang warga.

Mengantisipasi merebaknya BDB, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mempawah gencar mengimbau masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan menjaga lingkungan agar tetap bersih untuk menghindari penyebaran penyakit, baik menular maupun tidak menular.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Kesehatan Masyarakat dan Farmasi Dinkes Kabupaten Mempawah, Sahaerul Faridin mengatakan, memasuki musim hujan, penyakit DBD akan lebih mudah menyerang masyarakat. “Kita imbau masyarakat untuk menerapkan PHBS sebagai antisipasi dini, agar penyakit menular maupun tak menular bisa dihindari. Apalagi saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan, dan akan rentan timbulnya berbagai penyakit seperti Demam Berdarah,” jelasnya, Selasa (3/11).

Dikatakannya, meskipun siklus tahunan penyakit DBD bukan saat ini, namun langkah antisipasi menghadapi penyebaran berbagai penyakit perlu dilakukan. “PHBS ini sangat penting. Baik untuk menghindari penyakit menular maupun tak menular,” tegasnya.

Sahaerul mengatakan, PHBS sedikitnya memiliki 10 indikator yang harus diperhatikan oleh masyarakat, supaya segala macam penyakit tidak mudah menyerang masyarakat. “Indikator tersebut diantaranya membersihkan jentik-jentik di rumah sekali seminggu, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, dan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, jika indikator dalam PHBS bisa diterapkan, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar, maka dia memastikan berbagai penyakit bisa dicegah. “Karena 10 indikator PHBS itu, satu diantaranya merupakan bentuk menghindari segala macam penyakit,” pungkasnya.

 

Reporter: Ari Sandy

Redaktur: Yuni Kurniyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here