Mualaf Jangan Dibiarkan Sendiri

Pengurus lembaga Majelis Taklim Mualaf Landak periode 2015-2020 resmi dilantik. Antonius

eQuator – Ngabang-RK. Pembinaan para muallaf yang ada di Kabupaten Landak akan terus dilakukan. Apalagi untuk saat ini di Landak sudah dibentuk lembaga Majelis Taklim Mualaf (MTM) yang bertugas memberikan pembinaan kepada para mualaf tersebut.
Kepengurusan lembaga Majelis Taklim Mualaf resmi dilantik oleh Ketua Umum Majelis Taklim Mu’allah Kalbar, Damanhuri bertempat di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Landak, Selasa (15/12)
Terpilih sebagai ketua lembaga Majelis Taklim Mualaf Landak, Muhammad Robertus beserta sekretaris, Sarno Zivi Suwandi.
Menurut Damanhuri, jika para Mualaf yang ada sekarang ini dibiarkan begitu saja tanpa ada pembinaan, tentu para mualaf ini akan berjalan sendiri.
“Kemana para mualaf ini mau belajar Islam. Karena itu tentunya ini harus ada dukungan dari semua pihak terkait untuk melakukan pembinaan terhadap mualaf. Kalau tidak ada dukungan, tentu akan susah untuk membina para mualaf tersebut,” ujar Damanhuri.
Ia berharap instansi maupun pihak terkait yang ada di Landak bisa membantu para mualaf yang ada sekarang ini.
“Apalagi semua kecamatan di Landak ini ada mualafnya. Kalau para mualaf ini berjalan sendiri, tentu sangat sulit. Kita harus memberdayakan para ustadz yang ada di pedalaman Landak. Para ustadz tersebut ditugaskan untuk memperkuat keimanan dan ketauhitan para mualaf,” tegasnya.
Setelah dilakukannya pelantikan lembaga Majelis Taklim Mualaf Landak ini, Damanhuri berharap para pengurus bisa membuat program yang boleh sama dengan pengurus provinsi.
“Tapi kalau ada ide program lain, boleh dimasukan. Namun yang harus dibangun pertama yakni pembinaan iman dan tauhid mualaf. Kemudian, ajarkan para mualaf ini tata cara bersuci yang benar dan sholat yang benar. Lakukan khitanan massal khusus anak-anak mualaf dan latih para mualaf ini tata cara fardhu kifayah atau memandikan jenazah yang benar,” pintanya.

Kepala Kantor Kemenag Landak, Hj. Isriyah menyambut baik dan merespon positif kehadiran lembaga Majelis Taklim Mualaf di Landak.
“Ini dalam rangka mempersiapkan aqidah para mualaf. Dengan majelis taklim ini, kita jadikan ajaran Islam menjadi Islam yang rahmatan lil alamin, sehingga tidak ada kejadian yang bernuansa provokator,” harapnya.
Ia menambahkan, dengan menjadikan Islam Rahmatan lil alamin, lembaga inipun akan berjalan dan berkembamg lebih baik lagi.
“Saya juga mengingatkan jangan kita menjual nama majelis taklim kemana-mana dengan meminta sumbangan. Mudah-mudahan dengan jerih payah kita sendiri, majelis ini bisa mandiri sendiri,” ingat Isriyah.
Sementara itu ketua terpilih lembaga Majelis Taklim Mualaf Landak periode 2015-2020, Muhammad Robertus mengajak semua elemen yang ada di Landak untuk mendukung program kerja yang akan dijalankan oleh pengurus.
“Setelah pelantikan inipun kami akan menyusun program kerja dan akan mengurus legalitas lembaga Majelis Taklim Mualaf ini,” janjinya.

Reporter: Antonius

Editor: Kiram Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.