Menguasai Wilayah Harus Tampil Maksimal

Pemeriksaan Kesiapan Yonif Mekanis 643/WNS oleh Mabes AD

PEMERIKSAAN. Tim Mabes AD sedang memeriksa kesiapan pasukan Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti sedang diperiksa di Markas Yonif Mekanis 643/WS, Rabu (23/1)--Pendam for RK

eQuator.co.id – Mempawah-RK. Jelang melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di  sektor timur Kalbar, Batalyon Infanteri (Ypnif) Mekanis 643/Wanara Sakti mendapat kunjungan dari Tim Markas Besar Angkatan Darat, Rabu (23/1).

Sebanyak 450 prajurit Yonif Mekanis 643/WNS mendapat pengarahan dari Tim Mabes AD. Dipimpin oleh Kolonel Inf Cristian Kurnianto Tehuteru selaku Paban III/Siapsat Sopsad. Yang juga didampingi oleh Pabandya Siapsat Sopsad, Letnan Kolonel Inf Abdul Razi.

Danyonif Mekanis 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto di ruang Yudha Yonif Mekanis 643/WNS, memaparkan kesiapan personelnya. Dilanjutkan dengan gelar pasukan, perlengkapan serta kendaraan yang akan dibawa dalam penugasan nantinya yang dilaksanakan di lapangan hijau.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Tehuteru menyampaikan sebagai Batalyon organik Kodam XII/Tpr, Satgas Yonif Mekanis 643/WNS harus lebih berhasil dari satuan-satuan dari luar Kodam XII/Tpr. Selain sudah lebih dulu mengusai wilayah, juga banyak personel  berasal dari putra daerah Kalbar.

“Sebagai Batalyon organik di sini yang lebih mengetahui situasi kalian harus bisa lebih berprestasi,” tegas Kolonel Inf Cristian Kurnianto Tehuteru, seperti dalam siaran tertulis diterima Rakyat Kalbar dari Pendam XII/Tpr, Rabu siang.

Kolonel Inf Cristian, mengatakan dimasing-masing pos pamtas terdapat kerawanan-kerawanan hal ini harus dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk berprestasi dengan melakukan penindakan seperti kegiatan Illegal Logging, Narkoba, Illegal Minning, Ileglal Fishing serta masih banyak aktivitas ilegal lainya di wilayah perbatasan.

Kolonel Inf Cristian, juga mengingatkan setiap personel yang tergabung dalam satgas ini memahami tugas pokok masing-masing dan harus bisa mengingatkan satu sama lain untuk menghindari terjadinya pelanggaran selama dalam penugasan.

“Prajurit harus tampil maksimal, jaga selalu kekompakan serta harus saling mendukung satu sama lainya dan jangan lupa selalu berdoa dalam setiap kegiatan,” pungkasnya mengakhiri. (amb)