TNI AD dan AD Malaysia Latihan Bersama

TNI AD dan AD Malaysia Latihan Bersama

ATRAKSI. Prajurit TNI AD dan AD Malaysia kompak menggelar atraksi saat pembukaan Kekar Malindo 43 AB 2019 di Markas Brigif 19 Khatulistiwa, Rabu (24/7). SUHENDRA RK

Danrem 121 Alambhana Wanawai, Brigjend TNI Bambang Trisnohadi mewakili Pangdam XII Tanjungpura, Mayjend TNI Herman Asaribab, membuka secara resmi Latihan Bersama Kekar Malindo-43 AB 2019 di Markas Brigif 19 Khatulistiwa, Rabu (24/7).

Suhendra, Singkawang

eQuator.co.id – Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Panglima Brigade 3 Infanteri Angkatan Darat-Angkatan Tentara Malaysia (ATM), Brigjend Moch Isya Bin Jaafar, dan jajarannya. “Selaku Pangdam XII Tanjungpura, saya mengucapkan selamat datang, dan saya mengucapkan terima kasih latihan bersama ini dapat berjalan lancar,” ujar Pangdam XII Tanjungpura, Mayjend TNI Herman Asaribab dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danrem 121 ABW, Brigjend TNI Bambang Trisnohadi.

Pangdam mengatakan bahwa Indonesia dan Malaysia merupakan negara sahabat yang bertetangga yang  menjalin dan memelihara hubungan bilateral, termasuk bidang pertahanan serta angkatan bersenjata kedua negara. “Adapun tujuan kegiatan latihan bersama ini untuk melatih antara TNI AD dengan AD Malaysia, serta kerjasama dan memelihara taktik dan teknik tempur prajurit,” katanya.

Dia menjelaskan, ada beberapa materi latihan diantaranya latihan atau simulasi tempur, latihan patroli keamanan bersama yang melibatkan 148 peserta diantaranya 120 personil TNI AD dan 20 personil AD Malaysia.

“Selain itu juga dikembangkan dan wujudkan taktik dan teknik untuk mengatasi permasalahan keamanan di sepanjang perbatasan RI-Malaysia, dan pentingnya latihan bersama ini,” tegasnya.

Pangdam meminta  para pelatih dan pendukung pelaksanaan tugas untuk melaksanakan dengan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta dedikasi yang tinggi.

Melalui kegiatan latihan bersama ini, Pangdam mengatakan agar TNI-AD senantiasa menjaga hubungan harmonis, dan menjunjung tinggi kehormatan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan personil dan materil. “Latihan ini sebagai  simbol persahabatan kedua institusi, dalam menjaga kedua negara,” katanya.

Para peserta latihan bersama yang terdiri dari pasukan dua negara ini bermarkas di Brigade Infanteri 19 Khatulistiwa. Kawasan latihan mencakup Rindam XII Tanjungpura dan pantai setempat.

Usai pembukaan, peninjauan lokasi tidur dan ruang makan bagi para prajurit dua negara, di Depo Bela Negara Markas Brigif 19 Khatulistiwa, dilakukan. Selama latihan, mereka akan selalu bersama untuk mewujudkan kekompakan.

 

Editor: Indra Wardhana