Kartius: Sekolah Lakukan Pungli, Lapor Saya

“Bisa Saya Pecat!”

98
Pj Bupati Ketapang Kartius memberikan bantuan tas sekolah kepada pelajar saat meresmikan SMPN 04 Kecamatan Sungai Laur- Humas

eQuator – Ketapang-RK. Pj Bupati Ketapang Kartius meminta pihak sekiolah tak melakukan pungutan dana sumbangan pendidikan yang dibebankan kepada orangtua siswa.
“Padahal aturan telah menegaskan sekolah di tingkat dasar dan menengah pertama tidak boleh lagi memungut iuran sekolah,” tegas Kartius saat meresmikan SMPN O4 Kecamatan Sungai Laur Rabu (18/11).
Menurut Kartius, adanya pungutan Ilegal di sekolah karena ketiadaan petunjuk Teknis yang tegas .sehingga mendorong pihak sekolah melakukan penyimpangan. “Kalau ada pihak sekolah melakukan pungutan liar lapor saya !,” tegas Kartius.
Kartius menegaskan, pihak Pemkab Ketapang siap melakulan pemeriksaan jika terbukti bisa saja dikenakan sangsi hukum yang berlaku maupun sanksi pelanggaran disiplin. “Bahkan bisa saya pecat,” tegasnya lagi.
Menurutnya, pengelolaan sekolah yang buruk termasuk mengadakan pungutan liar merupakan tindakan yang sangat merugikan masyarakat, khususnya pihak orang tua. Hal ini merupakan salah satu titik permasalah yang dapat menurunkan mutu pendidikan itu sendiri.
“Bisa saja pihak sekolah apatis dan cenderung melakukan pembiaraan dalam managemen. Di samping itu para orang tua pun tidak peduli, demikian juga guru-guru hingga kepada  komite sekolah,” ujarnya.
Buruknya managemen sekolah, karena tidak efektif fungsi komite sekolah yang menjadi representasi orangtua murid. Padahal kontrol komite sekolah bisa mengefektifkan pengunaan anggaran pendapatan dan belanja sekolah. “Sepertinya dana sekolah BOS lebih banyak ke guru dan sekolah ketimbang mengarah ke siswa langsung,” sindir Kartius.

Menurutnya kontrol terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah  (APBS) sebetulnya bisa dilakukan dengan dewan sekolah, sebab dalam ketentuan dewan sekolah memiliki hak menyetujui APBS.
“Dewan sekolah selama ini terkesan hanya mengurus penentuan kenaikan dan kelulusan siswa saja,” kata Kartius.
Kartius berharap SMP Negeri 04 yang dibangun melalui dana hibah ini supaya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dipelihara dengan baik.
Sementara Kepala Unit Pelaksana Pendidikan Kecamatan (UPPK) Sungai Laur H.M Rifa’ie, megatakan, keberadaan SMPN O4 yang berlokasi di desa Mekar Harapan Kecamatan Sungai Laur yang diresmikan PJ Bupati Kartius ini, merupakan bantuan pemerintah Australia berkerjasama dengan Kementrian Pendidikan Republik Indonesia.
“Adanya SMPN O4 menambah sekolah SMP menjadi 7. Masing masing berjumlah 6 SMP Negeri dan satu SMP  swasta,” jelasnya.
Menurutnya, hadirnya SMPN 04 ersebut didasari kebutuhan akan sarana pendidikan, diantaranya berperan menampung beberapa siswa-siswi di 27 Sekolah Dasar (SD) Se Kecamatan Sungai Laur. “Di mana rata-rata kelulusan siswa-siswi SD setiap tahunya berjumlah kurang lebih 600 murid,” pungkasnya.

 

Reporter: Jaidi Chandra

Editor: Kiram Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here