Desa Sungai Bakau Besar Juara PHBS 2015

ilustrasi.net

eQuator – Mempawah. Desa Sungai Bakau Besar (SBB), Kecamatan Sungai Pinyuh berhasil meraih Juara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 2015. Lomba yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mempawah tanggal 7-15 September, merupakan upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Hasil penilaian dilakukan juri yang diketuai Kabid Binkesmas dan Farmasi Dinkes Mempawah Dr H Sahaerul Faridin S. Sedangkan Utin Erni Savitri SKM MPH sebagai sekretaris juri, dan beranggotakan Syamsurizal, Badariyatufithri, H Sukarni, dan Tuty Oktavia. Penetapan pemenang disampaikan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: 441.7/1100/Dinkes-D tanggal 29 Oktober 2015. “Setelah melalui penilaian secara cermat dan profesional dengan memperhatikan indikator PHBS, maka kami menetapkan Desa SBB sebagai juara pertama dengan nilai 4.800 poin. Juara kedua, Desa Sungai Limau dengan 4.500 poin, serta juara tiga Kelurahan Pasir Wan Salim mengumpulkan 4.200 poin. Juara keempat Desa Kuala Secapah dan Desa Sepang juara kelima,” ungkap Dr Sahaerul kepada wartawan, Minggu (1/11) siang.

Sahaerul menjelaskan, lomba PHBS digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga tentang 10 indikator PHBS. Sehingga, setiap rumah tangga dapat mempraktikkan serta merealisasikan PHBS dengan baik di lingkungannya masing-masing. “Sepuluh indikator PHBS yakni persalinan ditolong tenaga kesehatan, memberi bayi ASI eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik-jentik, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari serta tidak merokok di dalam rumah,” bebernya.

Lebih jauh dia menyebut, penerapan PHBS sangat penting bagi masyarakat. Sebab, dengan PHBS, maka setiap anggota keluarga masyarakat menjadi sehat dan tidak mudah sakit, pertumbuhan anak lebih sehat dan cerdas, anggota keluarga giat bekerja serta pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk pemenuhan gizi keluarga, pendidikan dan kebutuhan lain. “Lomba PHBS 2015 ini diikuti 14 desa di Kabupaten Mempawah. Pemenang lomba akan mewakili Kabupaten Mempawah pada lomba yang sama di tingkat Provinsi Kalbar. Selain itu, pemenang satu juga akan kita buatkan film dokumenter dan pembicara pada kegiatan yang sama tahun depan, sehingga menjadi contoh bagi desa lainnya dalam penerapan PHBS. Sedangkan pemenang kedua dan ketiga akan menjadi iklan pada banner dan pamflet,” pungkasnya. (sky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.