Delapan Set Dongfeng Dimusnahkan

Bastian. Antonius

eQuator – Ngabang-RK. Tak satupun pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI) yang ditangkap. Petugas tim gabungan Pemkab Landak hanya berhasil menyita dan memusnakan delapans set mesin dongfeng, dalam penertiban yang dilakukan petugas pada Rabu (4/11).

Dua desa di kecamatan Menyuke yang menjadi sasaran oprasi PETI hanya di temukan beberapa mesin yang masih berada di lokasi, sedangkan para pekerjanya sudah kabur melihat kedatangan tim.

“Karena lokasinya cukup jauh dan sebelum sampai di lokasi, para pekerja tambang sudah kabur duluan. Dari jauh mereka sudah melihat tim menuju lokasinya,” kata Wakapolres Landak Kompol Bastian yang memimpin penertiban itu.
Dikatakannya, pada hari itu dua desa yang menjadi target oprasi, yang pertama di desa Berinang Mayun kecamatan Menyuke. Jarak desa ini dari kecamatan Menyuke memang cukup jauh, memakan waktu berjam-jam.
Di desa Berinang Mayun, petugas menemukan tiga lokasi tempat mereka berkerja, tapi karena jaraknya jauh, hanya mampu dua lokasi. “Kami bagi dua kelompok, kelompok satu di sebelah kanan di pimpin saya sendiri, sedangkan sebelah kiri dipimpin Kabag Ops Polres Landak,” ujarnya.

Dijelaskan Bastian, di dua lokasi yang mereka datangi itu, lokasi yang sebelah kanan ditemukan tiga set mesin dompeng. Dan yang sebelah kiri ada empat set mesin dongfeng.
“Sedangkan para pekerja sudah tidak berada di lokasi. Mereka sudah kabur ke hutan. Selain menemukan beberapa mesin dongfeng, kami juga menemukan ada tiga pondok terbuat dari tenda untuk mereka istirahat,” jelasnya.
Karena cuaca mau hujan dan jarak tempuh sangat jauh, barang bukti atau alat mereka berkerja terpaksa dimusnahkan di lokasi itu termasuk pondok-pondok yang ada di lokasi itu. “Kami hanya membawa alat-alat yang ringan saja sebagai barang bukti. Yang lain di hancurkan di lokasi itu,” katanya.
Ia menambahkan, dalam perjalanan menuju pulang, tim ini singah lagi ke desa Songga.
Di lokasi itu ditemukan satu set mesin dongfengyang menggunakan rakit yang tebuat dari drum.

 

Reporter: Antonius

Editor: Kiram Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.