Bonus Menanti Atlet Berprestasi

7
SAMBUTAN. Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus memberikan sambutan pada Pelepasan Kontingen Porprov Kabupaten Kubu Raya, di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (8/11). Syamsul Arifin-RK

eQuator.co.id – KUBU RAYARK. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya sangat peduli dengan kiprah atlet-atlet olahraga. Termasuk yang sedang berkompetisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2018.

Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus mengatakan, Pemkab Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk pembinaan dan penghargaan terhadap atlet-atlet berprestasi.

“Anggaran sudah kita hibahkan kepada KONI sekitar Rp1,5 Miliar untuk kegiatan Porprov ini. Termasuk di dalamnya juga untuk pembinaan dan penghargaan kepada atlet-atlet berprestasi,” ujar Hermanus, di sela kegiatan Pelepasan Kontingen Porprov Kabupaten Kubu Raya, di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (8/11) lalu.

Menurut Hermanus, atlet-atlet dan insan olahraga yang berprestasi wajib diperhatikan. Selain sebagai bentuk apresiasi, juga untuk menjaga semangat atlet agar tidak melemah.

“Jangan sampai setelah mereka memberikan yang terbaik kemudian tidak ada perhatian. Dikhawatirkan nanti akan melemahkan semangat mereka untuk mempertahankan atau meningkatkan prestasi ke depannya,” kata Hermanus.

Perhatian Pemkab Kubu Raya ini bukan hanya untuk atlet, tetapi juga sebagai bentuk upaya menghidupkan budaya olahraga di kalangan masyarakat.

Selain meningkatkan kesehatan tubuh, di era modern saat ini olahraga menjadi salah satu tolok ukur dan barometer kemajuan peradaban suatu bangsa.

Pembangunan olahraga pun kini telah menjadi bagian integral dari pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. “Jika ingin diperhitungkan dalam percaturan dunia, maka salah satunya melalui media olahraga,” ujar Hermanus.

Untuk itu, Hermanus menyebut pentingnya membudayakan dan memasyarakatkan olahraga sejak dini di lingkungan keluarga, pelajar, dan masyarakat.

Ia mengingatkan, di masa Orde Baru tiga dekade silam, pernah ada slogan populer “Gerakan Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat”.

Gerakan tersebut, menurut dia, sangat penting untuk digaungkan kembali. Terutama di kalangan pelajar. Sehingga olahraga dapat menjadi budaya. Melalui hal itu pula dapat dideteksi dini minat kaum muda di bidang olahraga.

“Lebih dari itu, diharapkan olahraga dapat menangkal dan menghindari Narkoba bagi para generasi muda. Sehingga olahraga sebagai sarana untuk membangun karakter bangsa yang mulia dan bermartabat serta berintegritas tinggi,” tutur Hermanus menambahkan.

Terkait pembinaan keolahragaan di Kabupaten Kubu Raya, Hermanus menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya komit menumbuhkembangkan di antaranya melalui pembentukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang khusus menangani bidang olahraga.

“Kita punya Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata. Selain itu di Kubu Raya ada 33 cabang olahraga yang kepengurusannya eksis di bawah KONI Kubu Raya. Bahkan ke-33 cabang ini mengikuti Porprov XII Kalimantan Barat bulan November ini,” pungkas Hermanus.(sul)