Yuk, Tingkatkan Konsumsi Ikan

17
CICIPI HASIL LOMBA. Bupati Sintang, Jarot Winarno, mencicipi masakan ikan gabus dalam lomba masak besutan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sintang, di Gedung Pancasila, Selasa (7/8). Humas Pemkab Sintang for Rakyat Kalbar
CICIPI HASIL LOMBA. Bupati Sintang, Jarot Winarno, mencicipi masakan ikan gabus dalam lomba masak besutan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sintang, di Gedung Pancasila, Selasa (7/8). Humas Pemkab Sintang for Rakyat Kalbar

eQuator.co.idSintang-RK. Di Kabupaten Sintang, konsumsi ikan hanya 28 kilogram perorang. Hal ini dikatakan Bupati Jarot Winarno.

“Masyarakat Sintang masih kurang mengkonsumsi ikan, beda dengan masyarakat di bagian timur yang rata-rata mengkonsumsi ikan 40 kilogram perorang,” tuturnya saat hadir di lomba masak dengan bahan utama ikan, di Gedung Pancasila Sintang, Selasa (7/8).

Sambung Jarot, “Makanya mereka di sana tumbuh dengan baik dan lebih cerdas”.

Lomba masak besutan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sintang tersebut dipujinya. “Mudah-mudahan dapat memotivasi para orangtua, khususnya para ibu, untuk dapat memasak makanan dengan bahan utama ikan,” harapnya.

Lanjut dia, mengkonsumsi ikan memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Salah satunya membantu pertumbuhan tulang, otot, sendi-sendi. Pun membantu pertumbuhan otak.

“Dalam ikan ada Omega3 yang sangat baik untuk tubuh, sangat bermanfaat mengurangi depresi, mencegah serangan jantung, dan masih banyak lagi,” papar Jarot.

Dengan keuntungan yang sangat besar itu, ia berharap seluruh pihak dapat semakin meningkatkan konsumsi ikan. Lebih dari konsumsi ayam maupun daging.

“Mendapatkan ikan bisa dengan memancing, menjala, atau membeli di pasar, lebih murah dari harga ayam maupun daging,” tukasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sintang, Zulkarnaen, seluruh peserta lomba bebas memasak apa saja. Yang dipilih sebagai bahan utama adalah ikan gabus.

“Karena kandungan Albumin pada ikan tersebut memberikan banyak manfaat, antara lain mempercepat penyembuhan luka setelah operasi, penyakit gula, dan lainnya,” terangnya.

Menurut dia, pihaknya telah berusaha untuk meningkatkan sosialisasi konsumsi ikan. Bahkan juga melakukan berbagai upaya budidaya ikan menggunakan keramba.

“Kita juga melakukan restocking ikan yaitu menyebarkan ikan di perairan umum. Dan juga, kita membudidayakan ikan dengan menggunakan terpal. Intinya kita berusaha mungkin untuk meningkatkan keinginan masyarakat dalam mengkomsumsi ikan,” tandas Zulkarnaen. (Humas Pemkab Sintang)