Wisnu Herlambang Danyonif 641/Raider

SERTIJAB. Upacara Sertijab Danyon 641/Raider dari Mayor (Inf) Ari Maulana Mapangara SSos kepada Letkol (Inf) Wisnu Herlambang dipimpin Pandam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Toto Rinanto di Halaman Mayonif 641/Raider, Rabu (4/11). Mordiadi-RK.

eQuator – SINGKAWANG-RK. Mantan Anggota Kopassus, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang menjadi Komandan Batalyon Infantri (Danyonif) 641/Raider, menggantikan Mayor (Inf) Ari Maulana Mapangara Ssos yang menjadi Dansecaba Rindam Siliwangi.
“Saya yakin dan percaya, dengan bekal dan pengalaman dalam mengemban berbagai tugas dan tanggungjawab sebelumnya, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang tidak akan kesulitan melaksanakan tugas sebagai Komandan Yonif 641/Raider yang baru,” kata Mayjen TNI Toto Rinanto, Panglima Kodam XII/Tanjungpura saat menjadi Inspektur Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Yonif 641/Raider di halaman Mayonif 641/Raider, Rabu (4/11).
Toto mengingatkan, jabatan Komandan Yonif 641/Raider ini merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan. “Sehingga saya berharap Letkol (Inf) Wisnu Herlambang mampu mengembangkan manah ini dengan baik dapat dapat melaksanakan tugas secara maksimal dengan penuh tanggungjawab,” katanya.
Sementaran kepada Mayor (Inf) Ari Maulana Ssos, Toto menucapkan terima kasihnya atas pelaksanaan tugas sebagai Komandan Yonif 641/Raider. “Tentunya pengalaman yang sudah didapat, bisa dijadikan bekal utama untuk menjalankan tugas selanjutnya sebagai Dansecara Rindam Siliwangi,” kata Toto.
Dia menjelaskan, pergantian pucuk pimpinan Yonif 641/Raider ini merupakan mekanisme organisasi yang berkaitan dengan pemindahan personel. “Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas satuan, khususnya Yonif 641/Raider,” terang Toto.
Selain itu, tambah dia, pergantian ini untuk pengembangan profesional prajurit di satuan. Sehingga senantiasa mampu melaksanakan tugas secara optimal. “Penunjukan seorang perwira untuk menduduki jabatan di TNI-AD telah melalui suatu proses yang diatur sedemikian rupa dan harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” ungkap Toto.
Promosi jabatan, menurut Toto, hanya diberikan kepada perwira yang mampu menunjukkan prestasi dan dedikasi yang tinggi, serta memiliki kepribadian yang bisa menjadi suri tauladan.
“Begitu juga dengan jabatan Komandan Yonif 641/Raider, yang merupakan salah satu pasukan yang memiliki kemampuan lebih, dibandingkan satuan infantri reguler lainnya,” kata Toto.
Seorang Komandan Yonif /Raider, diharapkan mampu menghadapi tantangan tugas, serta permasalahan-permasalahan yang semakin dinamis dan kompleks. “Bagaimana pun juga, dalam pelaksanaan tugas, seorang Komandan Yonif harus mampu memahami seluruh persoalan, baik di satuan maupun dilingkungannya, serta mampu memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” papar Toto.
Yonif 641/Raider merupakan satuan di TNI AD yang berada di bawah kendali langsung Pandam XII/Tanjungpura yang dituntut untuk mampu bergerak atau bertindak secara cepat, senyap dan tepat, guna merebut sasaran, dalam kondisi bagaimanan pun juga.
Olehkaena itu, seluruh prajurit di Yonif 641/Raider harus mampu menjadi satuan berprestasi dan mampu menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar Kodam XII/Tanjungpura.
“Saya mengharapkan Prajurit Yonif 641/Raider tetap berupaya meningkatkan kemampuannya dan menjaga disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas, serta mampu menjaga kewibawaan satuan, serta rendah hati. Saya yakin, dengan pergantian pucuk pimpinan ini, Yonif 641/Raider akan dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” kata Toto.
Usai Upacara Sertijab tersebut, prajurit Yonif 641/Raider menampilkan kepiawaiannya dalam hal beladiri Yong Moo Do, baik berupa perkelahian satu lawan satu, satu lawan ramai, memecahkan balok es dengan tangan, bata dengan kepala maupun yang lainnya.
Selanjutnya ditampilkan pula simulasi penyelamatan sandera dari dalam bus oleh prajurit Yonif 641/Raider yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Aksinya dimulai dan diakhiri dengan ledakan granat.
Keahlian menyelematkan sandera tersebut menjadi penutup Sertijab. Kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah di Ruang Gajah Mada, Mayonif 641/Raider. Dalam kesempatan tersebut, Danyonif 641/Raider yang lama, Mayor (Inf) Ari Maulana Mapangara menyampaikan permohonan yang sebesarnya kepada Pandam XII/Tanjungpura.
“Kami sadar selama menjabat sebagai Danyonif 641/Raider, banyak kekhilafan yang kami lakukan. Semuanya itu akan kami jadikan pembelajaran di tempat tugas kami yang baru sebagai Dansecaba Rindam Siliwangi,” kata Ari.
Di tempat yang sama, Danyonif 641/Raider yang baru, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang menyampaikan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Kami mohon bimbingan,” katanya.

Laporan: Mordiadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.