Waspada “Perang Milenial”

Pangdam: Tingkatkan Profesionalitas, Jaga Kemanunggalan TNI dan Rakyat

DEFILE. Para Prajurit TNI melakukan defile dalam peringatan HUT ke-74 TNI yang digelar di Lapangan Perkasa, Makodam XII/Tpr, Sabtu (5/10) pagi. Andi Ridwansyah-RK

eQuator.co.id – Kubu Raya-RK. Memperingati HUT ke-74 TNI, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengamanatkan tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis. Yang berkembang dinamis dan semakin kompleks.

“Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak dalam berbagai bidang,” kata Panglima TNI yang disampaikan Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, saat upacara di Lapangan Perkasa, Makodam XII Tanjungpura, yang diikuti seluruh prajurit dan Forkopimda, Sabtu (5/10).

Sehingga, konsep peperangan tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial. Telah masuk ke berbagai dimensi. Panglima mencontohkan perang siber yang disertai perang informasi.

“Walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” terangnya.

Menurut Panglima, konsep-konsep ini pun mengaburkan filosofi perang konvensional, dengan menggeser dimensi waktu. Karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Untuk itu, ancaman militer dan nonmiliter yang berubah menuntut TNI siap menghadapinya.

“Menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, diperlukan postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan,” jelasnya.

Diingatkan Panglima, dalam melaksanakan tugas pokoknya TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. “Sebab berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Upacara dimeriahkan tari kolosal gabungan prajurit Kodam XII/Tpr serta Persit. Upacara ditutup dengan defile pasukan. Setelah itu digelar syukuran di Aula Makodam, ditandai pemotongan tumpeng oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. Tumpeng tersebut diberikan kepada Letkol Inf Ilyanto, Letda Laut PM F. Simanjuntak dan Serma Agus Nurdiansyah.

CINTA TANAH AIR

Tak hanya tumpengan, ada acara tiup lilin dan potong kue ulang tahun oleh Pangdam XII/Tpr, Danlanud Supadio dan Danlantamal XII/Pontianak. Lantas potongan tart diberikan kepada pejabat sipil, Gubernur Kalbar dan Kapolda Kalbar, juga kepada Pangdam XII/Tpr.

Pangdam mengatakan, rangkaian HUT TNI Ke 74 tahun diwarnai berbagai kegiatan di daerah. Mulai dari penanaman nilai-nilai wawasan kebangsaan di Singkawang. Parade diikuti pelajar tingkat SMA yang disatukan dari 38 sekolah berbeda.

Bakti sosial di daerah perbatasan dilaksanakan di Entikong, dengan pembangunan dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Ada pula pembagian sembako, pengobatan massal serta pameran alutsista yang dimiliki tiga matra: AD, AL, dan AU.

“Itu semua kita lakukan demi mewujudkan tujuan utama, yakni menumbuhkan semangat cinta tanah air, khususnya di bumi Kalbar ini,” tutur Pangdam Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Pangdam tak lupa mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh Prajurit, dan Pegawai Negeri Sipil TNI di wilayah Kalbar dan Kalteng, serta seluruh keluarga besar TNI. Ia menilai, pelaksanaan tugas, pengabdian, dan kerja sama yang baik selama ini menjadikan TNI tetap eksis, dan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Sehingga TNI menjadi kebanggaan rakyat,” ungkapnya.

Para prajurit harus terus meningkatkan profesionalitas dan menjaga kemanunggalan rakyat dan TNI. Komitmen jajaran Kodam XII/Tpr dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI sesuai dengan tugas pokok TNI.

“Tentunya dalam menjaga keutuhan, kita harus menyatukan setiap komponen masyarakat yang kita ketahui di Kalbar ini beragam,” tutup Nur Rahmad.

ALUTSISTA TNI

Pameran alutsista TNI digelar di Makodam XII Tanjungpura selama tiga hari dan terbuka untuk seluruh masyarakat. Pameran diikuti oleh Lantamal XII/Pontianak, Lanud Supadio dan seluruh satuan kecabangan jajaran Kodam XII/Tpr baik Satpur, Satbanpur dan Satbanmin.

“Pameran tak dipungut biaya, dari hari ini (5 Oktober) hingga 7 Oktober. Kami mempersilahkan seluruh masyarakat untuk hadir di sini,” ajak Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.

Melalui pameran alutsista itu, diharapkan dapat digunakan sebagai wahana untuk mendekatkan Prajurit dengan Rakyat. Sebab kata dia, sejarah telah mencatat dan membuktikan, bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan strategi, sekaligus kekuatan yang tak tertandingi.

Bersama rakyat TNI akan semakin kuat menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Merawat Sinergisitas

Tumpeng yang dipotong dan dibagikan tak sembarangan. Seberat 200 Kg. Yang mewarnai keakraban Polri dan TNI.

Kejutan di peringatan Hari TNI itu dipersembahkan Polda Kalbar, sebagai bentuk soliditas Polri dan TNI. Kapolda Irjen Pol Didi Haryono pun menyerahkan tumpeng raksasa itu langsung ke Pangdam Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

“Kami dari Kepolisian beserta keluarga besar Bhayangkari dan staf juga Polres dan Polsek jajaran Polda Kalbar dan Bhabinkamtibmas mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-74/ TNI Profesional dan kebanggaan rakyat,” katanya.

Kapolda berharap, sinergitas Polri dan TNI yang selama ini telah terjalin baik, terus ditingkatkan untuk pengabdian diri kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Kita berharap kedepan TNI-Polri semakin solid. Tidak hanya di Kalimantan Barat,” jelas Didi.

Selain tumpeng, ia juga menyerahkan sebuah mobil untuk digunakan sebagai doorprize (hadiah) utama dalam lomba yang akan digelar keluarga besar TNI. “Kami turut bergembira, hari ini adalah ulang tahun teman teman TNI sehingga kami ingin membagi gembira itu. Kami ingin membagikan sebuah mobil untuk doorprize lomba keluarga besar TNI di rangkaian perayaan HUT TNI ke-74. Ini bukti kita sinergi TNI-Polri,” tutur Kapolda.

Ikut memeriahkan HUT TNI ke-74 ini, Polda Kalbar juga membuka gerai mobil Smart Surat Izin Mengemudi (SIM). Pada kesempatan itu, keluarga besar TNI dan warga masyarakat bisa mengubah SIM lamanya menjadi Smart SIM.

 

Laporan: Andi Ridwansyah

Editor: Mohamad iQbaL