Wabup Effendi Apresiasi Bhara Pelita Polres Kayong Utara, Ini Sebabnya

Wakil Bupati Kayong Utara, H Effendi Ahmad S.Pd.I, M.Pd.I menyampaikan sambutan dihadapan Kapolres kayong Utara dan jajarannya di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Sabtu (29/12). Kamiriluddin/eQuator.co.id

eQuator.co.id – SUKADANA-RK.  Kapolres Kayong Utara beserta seluruh anggotanya melakukan aksi pungut sampah di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Sabtu (29/12). Kegiatan bersih pantai itu dilakukan bagian dari program Bhara Pelita yang telah di launching Polres Kayong Utara pada bulan lalu.

Wakil Bupati Kayong Utara, H Effendi Ahmad turut serta dalam kegiatan tersebut. Bahkan, sebelum serakan sampah dibersihkan dari lokasi objek wisata unggulan KKU itu, Wabup Effendi menyampaikan sambutan dihadapan para anggota kepolisian.

Dalam sambutannya, mantan anggota DPRD KKU dua priode ini mengapresiasi program Bhara Pelita yang dicetuskan Polres KKU. “Saya sangat apresiasi program (Bhara Pelita) ini, sebab ini juga sejalan dengan visi-misi Pak Bupati dan saya selaku Wakil Bupati untuk menjadikan Kayong Utara sebagai Kota Bersih Bersinar,” ungkapnya.

Kayong Utara Bersih Bersinar, dikatakan Wabup, merupakan program baru. Sejak ia dan Drs Citra Duani terpilih dan resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara beberapa bulan lalu hingga lima tahun kedepan.

“Nah, maksud bersih itu, kita bebas dari segala macam sampah. Ini memang tidak mudah, ini harus kita mulai dari diri kita sendiri. Nah, sebagai Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah, saya dan Pak Bupati coba memberi contoh keteladanan,” katanya.

Seperti, sambungnya, sekarang boleh dilihat bagaimana Pendopo Bupati dan rumah Dinas Wakil Bupati. Rumah dinas Bupati dan Wakil tampak bersih. Perkarangan dihiasi dengan tanaman buah-buahan, bunga, dan tanaman obat keluarga (toga). Semua untuk memanfaatkan pekarangan rumah dan jangan sampai pekarangan ditumbuhi rumput-rumput yang tak penting. “Mendingan ditumbuhi buah-buahan, bunga, sayur-sayuran sehingga pandangan mata kita menjadi tenang dan teduh. Semua ini menandakan kalau saya dan pak Bupati selaku pemimpin masyarakat memberikan contoh tauladan,” ujarnya.

Kemudian, Wabup berharap, di seluruh pekarangan rumah di KKU ini bisa bersih, terutama dari sampah plastik. Kedepan ia berwacana untuk mengampanyekan kembali seperti kebiasaan masyarakat dulu. Dimana memanfaatkan daun pisang dan simpur. “Saya pikir ini (daun pisang dan simpur) boleh kita galakkan lagi sehingga sampah plastik bisa di tekan, di sejumlah daerah sudah coba menerapkan agar mengurangi plastic ketika belanja. Seperti mengganti plastik dengan tas, ini boleh ditiru,” ajaknya.

Kemudian soal bersinar. Dijelaskan Wabup, karena KKU sebagai daerah baru dan daerahnya belum ramai dan ada sejumlah tempat tanpa penghuni. Maka, Pak Bupati telah memerintahkan Dishub untuk pasang lampu, terutama tempat sepi dan strategis. “Kita juga telah himbau Kepala Desa untuk menghimbau setiap warganya memasang penerangan di depan rumah masing-masing,” tandasnya. (lud)