Usai Lebaran, Harga Sembako di Sekadau Masih Mahal

Sembako : Salah satu toko sembako yang ada di Kota Sekadau. Abdu Syukri-RK.

eQuator.co.id – SEKADAU-RK. Harga barang kebutuhan pokok (Sembako) di Kota Sekadau  naik saat lebaran lalu. Hingga saat ini, hanya beberapa komoditas  saja yang harganya mengalami penurunan.

Kondisi tersebut juga terjadi di sejumlah wilayah di kabupaten ini. Salah satunya di pasar Belitang, Jalan Ampera, Desa Belitang Dua, Kecamatan Belitang.

Menurut Acai, pemilik toko sembako, stok sembako yang ada di tokonya  saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan para konsumen setelah hari raya Idul Fitri di Kecamatan Belitang. “Sampai saat ini harga bahan pokok masih relatif stabil. Tapi memang ada beberapa barang seperti gula, telur, minyak goreng mengalami penurunan harga,” kata Acai, kemarin.

Acai menuturkan, untuk harga gula kemasan 50 kg dijual dengan harga 630 ribu rupiah. Sementara, beras, harganya bervariasi tergantung dengan merek.

“Beras kemasan 10 kg bervariasi sesuai dengan merk dimulai dari harga 100 – 130 ribu rupiah, telur satu  46 ribu rupiah, minyak goreng per kilogram 10 ribu rupiah, sementara untuk tabung gas subsidi 3 kg dijual 25 ribu rupiah,  sedangkan ukuran 12 kg dijual 185 ribu rupiah,” paparnya.

Sementara itu, sejumlah pedagang di pasar Sekadau, juga menyampaikan masih tingginya harga beberapa komuditas Sembako. Termasuk yang cukup tinggi adalah daging ayam. “Harganya masih dijual sekitar Rp 45 ribu,” kata salah seorang pedagang. (bdu)

 

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!