Tradisi Leluhur, Barongsai Blusukan ke Lorong Kampung

Hibur Warga. Pertunjukan Barongsai saat menghibur warga di kampung Pecinan, Tambak Bayan, Surabaya, Jawa Timur dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2568, Sabtu (28/1). Andy Satria/Radar Surabaya/JPNN.com

eQuator.co.idSurabaya-RK. Berbagai cara dilakukan warga keturunan Tionghoa di Surabaya, Jawa Timur dalam merayakan Tahun Baru Imlek 2568. Salah seorang warga di Kampung Pecinan Tambak Bayan Surabaya merayakannya dengan menggelar atraksi dua barongsai berkeliling kampung.

Dalam pertunjukannya, dua barongsai ini blusukan ke lorong-lorong kampung dan menghampiri setiap rumah. Tentu saja, pertunjukan ini disambut suka cita warga yang sebagian besar etnis Tionghoa dan etnis lainnya dari Jawa dan Madura. Berbaur menjadi satu melihat atraksi dua barongsai warna kuning dan merah.

Beberapa warga tak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan memberikan angpao ke barongsai. “Memberikan angpao saat perayaan Imlek ini sudah merupakan tradisi leluhur. Kita warga Tambak Bayan masih memegang tradisi leluhur itu agar kehidupan di tahun-tahun mendatang lebih baik,” ujar Waloeyo, warga Tambak Bayan, Sabtu (28/1).

Dua ekor barongsai yang diiringi tetabuhan khas kesenian barongsai berjalan menyusuri gang dan mengelilingi kampung Tambak Bayan. Barongsai itu mengunjungi rumah penduduk dan penghuninya memberikan angpao. Warga yang terhibur memberikan angpao ke mulut barongsai.

Banyak pernak-pernik Imlek di kampung pecinan Tambak Bayan. Warga pun mempersilakan dua barongsai itu mengambil angpao yang tergantung berdampingan dengan lampion.

Dengan sekali lompatan, kepala barongsai meraih angpao merah yang khusus ada uangnya. (jpnn)

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!