SMP Khatulistiwa Jungkat Peroleh Bantuan Renovasi Sekolah

eQuator.co.id-Mempawah. Melalui PLN Peduli, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) melakukan penyaluran bantuan sarana dan prasarana sekolah kepada SMP Khatulistiwa Jungkat. Melalui program PLN Peduli ini yakni dengan merenovasi sekolah utamanya terlihat pada halaman muka sekolah yang menjadi rapi dan apik dan kini dilengkapi dengan fasilitas lapangan olah raga yang nyaman.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Elga Bagus, Engineer Proyek Konstruksi , UPP Kitring Kalbagbar 1 Pontianak kepada pihak sekolah yang diwakili langsung oleh Imanudin, Kepala Sekolah SMP Khatulistiwa Jungkat. PLN juga memberikan perlengkapan olah raga seperti kelengkapan volly, sepak bola, sepak takraw, bulu tangkis, catur, dan alat musik.

“Terima kasih kami sampaikan kepada PLN yang telah menyalurkan bantuan melalui program PLN Peduli, kami selaku pihak sekolah sangat mengapresiasi program ini karena apa yang menjadi impian kami selama ini untuk memiliki halaman dan sekaligus tempat olah raga dan kegiatan lainnya menjadi kenyataan,” sebut Imanuddin dalam keterangan resminya. Senin.

Sekolah yang berlokasi di Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah ini memiliki 42 orang siswa serta 13 tenaga pengajar dan tata usaha. Dimana sebagian besar murid sekolah ini berasal dari keluarga yang kurang mampu, namun begitu, kegiatan belajar mengajar saat pandemi ini tidak dilakukan secara langsung, namun kegiatan ekstrakurikuler tetap berlangsung di ruangan terbuka.

“Kami berharap semangat para siswa dapat meningkat dengan sekolah yang nampak lebih indah dan rapi ini,” ungkapnya

Dalam acara tersebut Bagus menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab PLN untuk memberikan manfaat langsung kepada warga yang berada di sekitar lokasi pembangunan proyek pembangkit PLN UIP Kalbagbar.

Pihaknya berharap adanya bantuan dari PLN Peduli ini dapat memberikan manfaat, semangat, dan senyuman di wajah para siswa saat masuk sekolah nanti dan masyarakat sekitar secara umum.

“Pandemi ini tidak hanya berdampak pada bidang perekonomian dan industri, namun juga pada pendidikan. Kami berharap pandemi ini segera usai, sehingga kegiatan belajar dan mengajar dapat berlangsung secara normal kembali,” lugasnya. (Ova)