Siapkan Alat Bantu Untuk Pemilih Tuna Netra

Logistik Alat Bantu Tunanetra Untuk Pencoblosan Calon Bupati-Wakil Bupati Kapuas Hulu. Arman Hairiadi

eQuator – Putussibau-rk. Saat pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) calon Bupati-Wakil Bupati kapuas Hulu pada 9 Desember 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas Hulu akan mengakomodir hak-hak seluruh pemilih yang ada di Bumi Uncak Kapuas. Tidak semata bagi pemilih yang sehat secara fisik, para pemilih yang berkebutuhan khusus seperti penderita tuna netra pun telah dipersiapkan surat suaranya..
Awang Ramlan Iskandar, SE, Komisioner KPU Kapuas Hulu mengatakan, bagi penderita tuna netra yang mau menggunakan hak pilih, telah disediakan surat suara dengan huruf brailer. Alat bantu ini akan disebarkan keseluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang ada di Kapuas Hulu. “Kita memang sedangpacking logistik pemilu. Setiap TPS nanti dapat alat bantu penderita tuna netra yang memiliki huruf brailer,” ungkap Awang saat ditemui di gudang logistik KPU Kapuas Hulu, Jumat (27/11).
Dijelaskan Awang ada mekanisme khusus untuk penderita tuna netra menggunakan hak pilih. Mereka akan mendapat pendampingan. “Bisa dari pihak keluarga yang bersangkutan, atau mungkin petugas setempat. Tergantung kemauan pemilih (penderita tuna netra) yang bersangkutan,” ucapnya.
Terkait packing logistik secara keseluruhan, kata Awang akan selesai di akhir bulan november ini. Sehingga awal Desember logistik sudah mulai disalurkan berjenjang, dari KPU kabupaten ke PPK, PPS dan KPPS. “Target 30 november sudah selesai. Tanggal 1 Desember mulai distribusi ke 785 TPS yang ada,” tuturnya.
Selama proses packing di gudang logistik hingga distribusi ke TPS juga mendapat pengawalan pihak kepolisian. “Terkait pengamanan packing di gudang kami sudah koordinasi kepada pihak Polisi dan TNI. Untuk teknis pengamanan itu sendiri mereka yang atur,” ujar Awang.
Sementara itu, Kepala Gudang Logistik KPU Kapuas Hulu, Yohanes Jabak menjelaskan, sebelum disalurkan ketingkat PPS dan KPPS, logistik terlebih dahulu dipastikan kelengkapannya di tingkat kecamatan. Pengecekan itu melibatkan Penyelenggara Pemilu, serta pihak keamanan. “Logisti ini disegelnya di tingkat PPK. Setelah datang di kecamatan, lalu dicek lagi logistik didalamnya untuk memastikan apakah logistik sesuai dengan kecamatan yang dituju,” katanya.

“pengecekan itu bersama komisioner KPU Kapuas Hulu, PPK, Panwas dan keamanan. Kalau sudah ok baru disigel. Baru hari H dibuka dan digunakan,” timpal Yohanes. (aRm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.