Selama Ramadan, TNI Amankan 975 Botol Miras di Perbatasan

PERIKSA. Anggota Satgas Pamtas sedang mengamankan miras di jalur-jalur perbatasan di Kapuas Hulu, belum lama ini--Satgas Pamtas for RK

eQuator.co.id – Kapuas Hulu-RK. Jajaran Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS berhasil mengamankan 975 botol dan kaleng minuman keras (miras) saat melaksanakan sweeping di Pos Pamtas RI-Malaysia dan patroli di jalur-jalur ilegal selama bulan Ramadan.

“Kegiatan patroli dan sweeping adalah salah satu upaya Satgas Pamtas untuk mencegah peredaran miras yang masih marak terjadi di wilayah perbatasan. Sekaligus untuk menghormati bulan suci yang penuh dengan berkah,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif R 301/PKS Letkol Inf Andi Hasbullah di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, Minggu (2/6).

Dijelaskan Dansatgas, miras asal Malaysia tersebut terdiri dari 720 kaleng bermerek Kingway, 100 botol merek Benson, 72 kaleng merk Bir Snow, 59 botol merek Lemon Gin, 24 botol merek Brandi.

“Jalur perbatasan seakan menjadi surga bagi para pelaku pemasok miras yang tidak dilengkapi dengan kelengkapan surat izin. Berbagai macam cara yang dilakukan para pemasok miras agar dapat melewati jalur perbatasan Indonesia,” ungkapnya.

Melihat dari ratusan miras yang berhasil diamankan ini membuktikan bahwa peredarannya masih marak terjadi. “Oleh karna itu seluruh personel Satgas Pamtas harus tetap fokus pada tugas pokok untuk mencegah dampak buruk dari peredaran miras itu sendiri,” katanya.

Upaya ini, sambung dia, sudah menjadi atensi untuk menyelamatkan masyarakat dari pengaruh jahat yang ditimbulkan dari miras dan hal yang mengganggu situasi keamanan di wilayah perbatasan.

“Saat ini barang tersebut telah diamankan di Pos Kotis dan selanjutnya akan dilaporkan ke Komando atas dan koordinasikan ke pihak terkait,” tutup Dansatgas. (dRe)