Rektor Baru Harus Mampu Rangkul Seluruh Jaringan

Ir H Suriansyah, MMA

eQuator.co.id – PONTIANAK-RK. Setelah melalui proses penjaringan, dari empat calon rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak periode 2019-2022. Pemilihan yang hanya selangkah lagi ini, diharapkan dapat berjalan aman dan tertib mengedepankan kekluargaan dan kerukunan.

“Karena sebagai lembaga perguruan tinggi, harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat Kalbar sebagai model pemilihan disuatu lembaga,” ujar H. Suriansyah, Wakil Ketua DPRD Kalbar, Selasa (22/1).

Suriansyah yang turut hadir dalam penjaringan pada Rabu (16/1) kemarin menyatakan, bagi rektor yang terpilih nantinya, diharapkan mampu merangkul seluruh jaringan baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota serta organisasi kemasyarakatan jika ingin Untan menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Kita harapkan pimpinan yang terpilih nanti adalah pimpinan yang mampu menjalin kerjasama dengan berbagai stikholder,” kata Suriansyah.

Terlbih lagi, tambah dia, dengan Pemerintah Provini dan DPRD Kalbar, pemerintah Kabupaten dan DPRD nya. Sehingga kegiatan pendidikan, pembelajaran, penelitian, pengabdian ke masyarakat dapat berjalan secara baik dan lancar. “Tanpa itu semua tentu kegiatan perguruan tinggi ini tidak akan berjalan dengan baik.

Politisi yang juga Ketua DPD Partai Gerindara ini menyebut, sebagai alumni Untan Fakultas Kehutan anggatan 1993, dirinya ingin melihat Untan lebih baik dari seluruh sistem pengajaran bahkan sampai pada jaringan yang luas. Pasalnya, jika jaringan luas tersebut bisa terinventarisir dengan baik akan bermbas besar terhadap pengembangan perguruan tinggi.

“Karena peningkatan suatu perguruan tinggi dibutuhkan jaringan yang dimiliki perguruan tinggi tersebut,” tukasnya.

Sebagai bahan informasi, penjaringan telah dilakukan terhadao empat nama yakni Eddy Suratman: 27 suara, Garuda Wiko: 23 suara, Gusti Hardiansyah: 1 suara. Sedangkan Uray Edi Suryadi tidak mendapat suara dan dinyatakan gugur sebagai calon.

Pemilihan Rektor Untan tahap berikutnya yang merupakan final akan dilangsungkan antara 25 Februrari sampai 7 Maret 2019, menunggu jadwal Menristekdikti untuk melakukan penarikan suara di Untan Pontianak yang mana Menristekdikti mempunyai hak suara 35 persen dari total suara senat yang hadir. Bisa suaranya tersebar di masing-masing atau hanya fokus pada seorang calon.

 

Reporter: Gusnadi

Redaktur: Andry Soe