Poltesa Tingkatan Pendidikan dan Kebudayaan

11
KERJASAMA. Direktur Poltesa, Mahyus SPd SE MM berjabat tangan dengan Direktur Politeknik Mukah Serawak, Abdul Rahmi bin Yunus, usai menandatangani MoU Kerjasama di Aula Rektorat Poltesa, Senin (17/9). Sairi.

eQuator.co.id – Sambas-RK. Meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempromosikan kebudayaan daerah, Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menjalin kerjasama dengan Politeknik Mukah Serawak, Malaysia.

Direktur Poltesa, Mahyus SPd SE MM mengatakan, antara Serawak dan Sambas memiliki kebudayaan yang hampir sama. “Kerjasama ini selain untuk penelitian, pertukaran mahasiswa dan pertukaran dosen yang mana bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi promosi kebudayaan juga dilakukan,” kata Mahyus pada acara Penandatanganan MoU Kerjasama, Senin (17/9) di Aula Poltesa.

Kerjasama ini akan memberikan banyak kemudahan, terutama dalam pengembangan prodi-prodi yang ada di kampus Poltesa. “Kita akui Malaysia merupakan negara maju dibanding Indonesia. Jika Poltesa ingin maju, maka kita harus belajar dari negara yang lebih maju. Kita akan membuka pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa yang nantinya berkunjung ke Politeknik Mukah Serawak,” katanya.

Disampaikan mantan Direktur Politeknik Pontianak (Polnep) itu mengungkapkan, Poltesa mempunyai potensi yang cukup besar ditingkat Asean. “Kita mempunyai potensi yang cukup besar, maka mulai sekarang kita sudah tidak bisa lagi kerja sendiri-sendiri, maka harus ada kerjasama dari pihak luar, supaya kita bisa berkembang,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Direktur Politeknik Mukah Serawak, Abdul Rahmi bin Yunus mengucapkan terimakasih kepada Poltesa yang telah menjalin kerjasama dengan kampusnya. “Potensi dari kolaborasi dengan politeknik lain bahkan antara negara dapat meningkatkan dan mengembangkan pendidikan, serta menambah pengetahuan, terutama dengan adanya pertukaran pelajar dan dosen,” tuturnya.

Politeknik Mukah Serawak merupakan politeknik terbesar kedua, setelah Politeknik Kuching. “Kami merupakan politeknik terbesar setelah Politeknik Kuching, dengan mahasiswa mencapai 3.000 orang yang telah berdiri kurang lebih 12 tahun lalu,” jelasnya.

Dia memastikan, kesepakatan kerjasama ini akan dilanjutkan dengan program-program yang telah disepakati bersama. “Program-program tersebut nantinya bisa dilaksanakan di Politeknik Mukah, namun bisa juga dilakukan di Poltesa,” paparnya. (sai)