Polsek Pontianak Kota Ajak Masyarakat Perangi Pungli

Abdullah Syam: Jangan Umpan Anggota Saya

32
PERANGI PUNGLI. Kapolsek Pontianak Kota beserta jajarannya berfoto bersama dengan spanduk stop pungli, Rabu (25/7)--Polisi for RK
PERANGI PUNGLI. Kapolsek Pontianak Kota beserta jajarannya berfoto bersama dengan spanduk stop pungli, Rabu (25/7)--Polisi for RK

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Kepolisian Sektor Pontianak Kota melakukan sosialisasi sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) kepada masyarakat di wilayah hukumnya, Rabu (25/7).

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam menuturkan,  sosialisasi tentang larangan pungutan liar kepada masyarakat merupakan bentuk pencegahan dan pemberantasan serta menciptakan pelayanan yang berintegritas.

“Kegiatan tersebut dilakukan pagi tadi. Sosialisasinya dilakukan di rumah-rumah maupun di tempat keramaian,” kata Abdullah kepada Rakyat Kalbar, Rabu (25/7).

Lanjut dia mengatakan, sosialisasi yang dilakukan ini untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang adanya Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di wilayah pemerintahan.

“Agar masyarakat dapat mengetahui dan sama-sama mengawasi dalam hal adanya kegiatan pungli di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, kata Abdullah, kegiatan itu merupakan bentuk dukungan dari kebijakan Presiden, Kapolri, Kapolda dan Kapolresta, yang menginstruksikan agar jajaran yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat di segala bidang, agar tidak melakukan pungli.

Untuk itu, Abdullah sangat optimis apabila adanya dukungan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaanya, maka akan mampu meminimalisir terjadinya parktik pungli di wilayahnya.

“Kita harapkan agar tidak mengumpan pihak kepolisian Polsek Pontianak Kota dengan menjanjikan memberi sesuatu agar urusannya menjadi lancar, maupun mempengaruhi pemberian pasal dalam penanganan kasus hukum yang ditangani,” jelasnya.

Selain itu, secara tegas Abdullah juga telah menginstruksikan seluruh jajarannya agar dapat memberikan pelayanan yang berintegritas kepada masyarakat dengan melaksanakan pelayanan secara Promoter.

“Jadi, kita bisa melaksanakan program Kapolri yaitu Prometer. Sehingga dalam pelayanan harus Profesional, Modern dan Terpercaya,” harapnya.

Tak hanya itu, Abdullah juga menegaskan apabila ditemukan anggotanya yang terlibat pungli, maka akan ditindak secara tegas sesuai dengan peraturan.

“Sudah jelas perintah dari pusat, jadi anggota yang melakukan pungli akan dilakukan penindakan sesuai hukum,” tegasnya.

Abdullah menuturkan, selama kepemimpinanya, belum menemukan anggotanya yang melakukan pungli. Kendati demikian, dia tetap mengigatkan dan menegaskan instruksi tersebut kepada para anggotanya.

“Kita sudah berikan instruksi tegas, sudah pasang banner, agar anggota selalu ingat dan tidak melakukan tindakan terpuji seperti itu,” pungkasnya. (And)