Polda Kalbar Ungkap Perjudian Beromzet Puluhan Juta Rupiah

GEREBEK. Anggota Ditreskrimum Polda Kalbar tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti perjudian setelah melakukan penggerebekan di dua lokasi—Polisi for RK

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tiada henti memberantas perjudian di wilayahnya. Sejak Senin 19 Februari kemarin, anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar berhasil membongkar praktik perjudian di dua lokasi.

Sebanyak 17 orang yang diduga terlibat dalam perjudian jenis kartu remi dan dadu (liong fu) serta uang puluhan juta rupiah, diamankan ke Polda Kalbar untuk menjalani proses selanjutnya.

Direktur Ditreskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol Arif Rachman menerangkan, pengungkapan perjudian pertama di salah satu rumah kawasan Pasar Segedong, Kabupaten Mempawah, pada Senin, 19 Februari.

“Penangkapan ini setelah ada informasi dari warga yang resah terkait perjudian jenis kartu remi atau pakau itu,” kata Arif kepada sejumlah wartawan, Kamis (22/2) siang.

Setelah dilakukan pengintaian dan penggerebekan, empat orang pemain judi langsung diamankan. Keempatnya berinisial M (pemilik rumah) dan LK, LS serta AF. Selain itu, delapan orang juga turut diamankan sebagai saksi.

“Sebanyak 38 kotak kartu remi, lima handphone beserta uang Rp36 juta, sudah kita sita sebagai barang bukti. Para pelaku pun masih kita periksa di Mapolda Kalbar,” ujarnya.

Lokasi kedua yang dilakukan penggerebekan berada di Jalan Selat Sumba, Gang Mantuka, Pontianak Utara. Penggerebekan ini berlangsung Rabu 21 Februari, pukul 23.30 WIB.

“Penggerebekan ini juga menindaklanjuti perintah Kapolda Kalbar, tentang atensi penegakkan hukum terhadap perjudian. Setelah kita dapat informasi dari masyarakat, kita lakukan penggerebekan di rumah BF,” tutur Arif.

Di rumah BF ini, petugas juga menangkap empat orang lainnya yang terlibat perjudian jenis liong fu. Keempatnya berinisial HL, AF, BG dan HJ. Kala penggerebekan itu, para pemain tengah asyik mengadu nasib di atas kain bergambar hewan tersebut.

“Dari tangan mereka, kita amankan barang bukti berupa empat dadu beserta peralatan lainnya dan uang hasil perjudian sebanyak Rp26 juta,” papar Arif.

Saat ini, para tersangka sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Mapolda Kalbar. Mereka akan dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman kurungan penjara selama sepuluh tahun.

Laporan: Achmad Mundzirin

Editor: Ocsya Ade CP