PLN Kalbar Tanam Seribu Pohon

Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia

10
TANAM POHON. Richard Safkaur melakukan penanaman pohon di Taman Digulis Untan, Pontianak, Rabu (28/11). Nova Sari-RK

eQuator.co.idPONTIANAK-RK. Sebagai upaya melestarikan alam, PLN melakukan penanaman pohon di wilayah-wilayah operasionalnya. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2018 ini sesuai Keppres Nomor 24 Tahun 2008.

“Ini merupakan langkah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya menanam pohon,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalbar Richard Safkaur saat melakukan penanaman pohon di taman Digulis Untan, Pontianak, Rabu (28/11).

HMPI dilakukan sebagai wujud kepedulian dalam memulihkan kerusakan hutan dan lahan. “Kegiatan ini dilakukan secara serentak di 22 unit PLN se Indonesia,” jelasnya.

Di samping itu, kegiatan tanam pohon ini juga sebagai komitmen PLN. Namun lebih ke arah wawasan lingkungan.

“Aksi ini wujud komitmen kami dalam menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang berwawasan lingkungan. Ini merupakan misi kami,” ungkap Richard.
Penanaman pohon ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli. Ini juga bertujuan mencegah efek rumah kaca dan mengurangi pemanasan global atau efek gas rumah kaca. Dimana penumpukan gas Karbon dioksida (CO2) pada atmosfer yang menyebabkan berlubangnya atmosfer.

Berdasarkan penelitian, setiap 1 hektare hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton Oksigen (O2). Bertambahnya pohon akan menambah jumlah oksigen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

“Menanam pohon ini juga dapat mengurangi abrasi pantai, di samping upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat agar bersama-sama ikut menjaga lingkungan karena kegiatan ini melibatkan masyarakat dan stakeholder PLN,” terangnya.
Pada Program penghijauan tahun 2018 ini, masing-masing PLN Unit Induk ditargetkan menanam sebanyak 1.000 pohon.

“Di Kalbar, PLN menanam 1.000 pohon dengan 20 jenis tanaman yang diprioritaskan, yakni tanaman produktif yang dapat melestarikan alam, melestarikan tanaman khas lokal dan dapat mengurangi pencemaran,” paparnya.

Dalam program ini PLN juga melibatkan banyak pihak. Diantaranya Fakultas Kehutanan Untan, BPDAS, dinas terkait dan komunitas peduli lingkungan. Lokasi penanaman pohon ini dilakukan di tiga tempat, yaitu Kota Pontianak (300 pohon), Kabupaten Kubu Raya (300 pohon) dan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kabupaten Landak (400 pohon). (nov)