Pin Anti KKN Polda Kalbar Masih Dipertahankan

9
SAMBUTAN. Kapolda Kalbar, Irjen Pol Drs Didi Haryono memberikan sambutan dalam kegiatan Coffee Morning di Mapolda Kalbar, Senin (15/10)--Humas Polda Kalbar for RK

eQuator.co.idPontianak-RK. Polda Kalbar ditahun 2004-2005 sangat dikenal luas dengan Pin Anti KKN, penekanan aspek legatitas, legitimasi serta penegakkan hukum sesuai yuridis prosedural tanpa intervensi dari pihak manapun.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Drs Didi Haryono dalam acara Coffee Morning di Mapolda Kalbar, Senin (15/10).

Dalam kegiatan ini hadir seorang penggagas Pin Anti KKN tersebut. Dia adalah mantan Kapolda Kalbar dan juga Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Drs Nanan Soekarna.

Pada kesempatan ini, ia didampingi pendiri ESQ Leadership Center, DR (HC) Ary Ginanjar Agustia untuk bersilaturahmi dengan Pejabat Utama dan para Kasubbag di Polda Kalbar.

“Semangat Pin Anti KKN oleh Polda Kalbar dinilai sangat bagus dan masih dipertahankan. Dari semangat nilai-nilai tersebut kita memiliki jargon Polda Kalbar Berkibar dengan komitmen Zero Illegal dan Zero Tolerance,” kata Irjen Didi.

Menurutnya, belum lama ini beberapa kasus trans nasional crime berhasil diungkap. Beberapa kasus narkoba melalui jalur lintas batas negara dengan barang-bukti hampir 37,7 kilogram sabu juga berhasil diungkap. Atas kinerja Polda Kalbar ini, masyarakat Kalbar sudah menaruh kepercayaan terhadap Polri.

“Alhamdulillah di tahun 2018 ini Polda Kalbar mendapat fasilitas pembangunan 36 gedung perkantoran untuk pelayanan kepolisian yang bersumber dari APBN usulan Mabes Polri sebanyak 28 gedung dan 8 hibah APBD dan dari warga Kalbar,” jelas Irjen Didi.

Dalam kesempatan yang sama, Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Drs Nanan Soekarna menyampaikan beberapa pesan. Diantaranya terkait profesionalisme, legatitas, legitimasi dan akuntabilitas publik.

“Dengan menampilkan kepemimpinan yang ditauladani, pemimpin yang melayani dan menjadi konsultan yang solutif,” paparnya.

Dijelaskannya juga dalam ESQ  mengenal 7 budi utama. Begitu juga hal tersebut ditekankan dalam Peraturan Kapolri. “Tujuh budi utama harus tertanam pada setiap insan bhayangkara, yang mengemban nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil dan peduli,” lanjutnya.

Begitu juga pendiri ESQ Leadership Center, DR (HC) Ary Ginanjar Agustian pada kesempatan ini meyampaikan motivasi-motivasi terkait nilai kepemimpinan. Ia menceritakan tentang musasi/kisah seorang legenda ahli samurai.

Ary Ginanjar juga bangga akan nilai-nilai kepemimpinan di Polda Kalbar. Dengan jargon Polda Kalbar Berkibar dengan komitmen Zero Illegal dan Zero Tolerance.

“Syarat zero adalah nilai-nilai atau velius, ibarat pohon dia sebagai batang yang mengakar,” tuturnya.

Brata satu bukanlah karena Bismi pangkat atau jabatan, tetapi dengan Bismillah maka semua dapat berjalan baik.

“Masyarakat tidak akan melihat lagi pangkat atau pakaian apa yang dipakai polisi setelah purna tugas. Ternyata kebanggan bukan karena pangkat dan baju. Bintang yang paling abadi adalah kejujuran, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil dan peduli,” tutupnya. (oxa)