Pengedar Sabu Dibekuk di Indekos

Perbatasan Sasaran Empuk Narkoba

PENGEDAR. BS dan barang bukti Narkoba jenis sabu diamankan di Mapolres Bengkayang, Selasa (18/10) lalu. KURNADI

eQuator.co.id – Bengkayang-RK. Sudah banyak yang diringkus, namun tidak menggentarkan BS, 30, mengedarkan Narkoba di wilayah Bengkayang. Pria yang tinggal di indekos Bintang, Jalan Masjid Jami, Bumi Emas, Bengkayang itupun diciduk, Selasa (18/10).

BS sudah menjadi target jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang. Dia diringkus polisi yang dipimpin Kasat Resnarkoba, Iptu Prawoto, SH di indekosnya.

“Dia kami tangkap berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/A/65/X/2016/ RES NARKOBA dan dijerat pasal 114 ayat 1,  pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Tindak Pidana Narkotika,” ujar Prawoto, Kamis (20/10).

Selain BS, polisi juga menggelandang rekannya, Lukas, 27, warga Jalan Masjid Jami dan Rangga, 23, warga Jalan Abdul Salam, Bumi Emas, Bengkayang. Dari tangan BS, polisi menyita satu klip plastik transparan yang di dalamnya berisi serbuk kristal diduga sabu, serta uang Rp265.000, handphone dan sepeda motor. “Kedua rekannya masih kita tetapkan sebagai saksi,” jelas Prawoto.

Akademisi perbatasan yang juga dosen tetap STIM Shanti Bhuana Bengkayang, Agustinus Rahanwarat, SE, MM mengaku prihatin atas maraknya Narkoba yang beredar dan kalangan anak muda. “Bengkayang adalah daerah perbatasan dan sangat rentan terhadap berbagai kejahatan trans-internasional, termasuk narkoba dan zat adiktif lainnya,” kata Agus.

Harusnya ada pengawasan ekstra di setiap titik perbatasan. Karena menjadi arus transportasi dan migrasi warga. Kepolisian harus beradaptasi dengan lingkungan untuk mengetahui oknum-oknum yang terlibat.

“Generasi Indonesia di perbatasan ini akan hancur masa depannya dengan peredaran Narkoba. Merusak moralitas anak bangsa melalui tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab,” tegas Agus.

Agus berharap penelusuran pihak berwajib harus lebih ketat. Meminimalisasi maraknya peredaran Narkoba dengan berbagai program. “Terutama dengan sasaran generasi muda,” ucap Agus. (kur)