Pendapatan Hasil Razia Meningkat

petugas Samsat Ngabang saat melakukan razia kendaraan bermotor. Antonius

eQuator – Ngabang-RK. Sebanyak 399 unit kendaraan terjaring razia selama Nopember 2015, yang di gelar petugas Samsat Ngabang berkerjasama dengan polantas polres Landak.
“Dari 399 unit kendaraan itu, 41 unit kendaraan luar Kalbar, yang beroperasi di wilayah Kalbar yang belum di mutasikan kendaraannya. Sedangkan kendaraan asal kalbar
sebanyak 358 unit,” ujar Kepala UPPD Ngabang, Nasdiansyah, Rabu (25/11).
Dari 399 unit kendaraan yang terjaring razia itu lebih dari separuhnya sudah melunasi pajak kendaraannya. Tinggal 145 unit lagi yang belum membayar pajaknya. “Dari 145 unit kendaraan ini terdiri dari 33 unit kendaraan roda empat dan 112 unit kendaraan roda dua. karena ada yang sudah membanyar ke Samsat Ngabang,” rincinya.
Beberapa pengendara bahkan membayar pajak di lokasi razia. “Dibandingkan dari bulan lalu, Nopember ini sangat meningkat jumlah yang terjaring. Karena selama Nopember ini full turun ke lapangan. Tapi pada bulan lalu hanya seminggu dua kali, pada Selasa-Rabu,” jelasnya.
Pendapatan selama satu Nopember sudah mencapai Rp150 juta lebih. Tiap bulan tetap ada peningkatan. Ditambah lagi selama ini masyarakat juga sudah menyadari tentang membayar pajak. “Masyarakat yang terjaring razia pajak kendaraan motor, tetap membayar pajak di kantor Samsat dan tidak pernah konplin masalah pembayaran pajak. Karena pajak juga untuk meningkatan hasil pendapatan daerah kita,” jelas Nasdiansyah.(ius)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.