Pelajar Kota Pontianak Banyak Ukir Prestasi

eQuator – Pendidikan merupakan kunci utama kemajuan bangsa. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Walhasil, kawula pelajar di Bumi Khatulistiwa penuh prestasi.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Dr H Mulyadi, MSi menyebut, sudah banyak perkembangan, bahkan kemajuan pada sektor pendidikan di daerah ini.

“Sudah banyak prestasi-prestasi yang dicapai anak-anak kita. Baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ucap Mulyadi kepada wartawan koran ini, baru-baru ini.

Prestasi yang diraih itu terbilang merata. Sekolah-sekolah negeri maupun swasta sama-sama penyumbang prestasi. Baik prestasi di bidang olahraga, penelitian, olimpiade hingga akademik.

“Pelajar kita ada yang berhasil menjadi peneliti cilik, dia juara nasional. Pelajar SMAN 3 ada yang menjadi juara mengarang tingkat nasional,” papar Mulyadi.

Dalam olimpiade, kawula pelajar di Pontianak juga sering berprestasi.  “Anak Santo Petrus dan Gembala Baik sering menang dalam olimpiade. Kemudian ada lomba keterampilan siswa, anak SMKN 6 menang juara satu di tingkat nasional,” urainya.

Tak hanya siswa, guru-guru di bawah asuhan Dinas Pendidikan Kota Pontianak juga berprestasi. Bahkan berprestasi di tingkat nasional. “Baru-baru ini ada beberapa guru Kota Pontianak dikirim ke Jepang dan Australia. Karena keberhasilan mereka di bidang pendidikan,” cerita Mulyadi.

“Banyak yang telah dicapai di lapangan. Karena upaya dan pembinaan yang kita lakukan. Kami selalu berkomunikasi dengan sekolah-sekolah,” timpalnya.

Bangun Gedung Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Dr H Mulyadi, MSi mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya melakukan komunikasi serta lobi-lobi di pemerintah pusat. Supaya mendapatkan penambahan dana bantuan dalam rangka menambah ruang kelas baru di sekolah-sekolah yang tidak tercover oleh dana APBD Pemerintah Kota Pontianak.

“Kalau dana APBD itu digunakan untuk revitalisasi, kita bangun sekolah bagus-bagus. Tapi jika ada sekolah dari sisi fisik masih bagus, cuma mereka butuh satu atau dua ruang, kami carikan jalan lain. Yakni dengan meminta bantuan pemerintah pusat. Dan Alhamdulilah, tahun ini kita cukup banyak memperoleh bantuan untuk rehab-rehab,” paparnya.

Memimpin Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi tak mau sekolah negeri saja yang merasakan bantuan pemerintah, melainkan sekolah swasta juga harus merasakan dana bantuan untuk pembangunan.

“Sekolah swasta tidak terakomodir dalam ketentuan APBD Dinas Pendidikan. Tetapi Pemerintah Kota Pontianak bisa memberikan dana hibah. Hingga saat ini, secara keseluruhan banyak sekolah swasta yang mendapatkan bantuan,” terangnya.

Reporter: Deska Irnansyafara

Redaktur: Andry Soe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.