Norsan: IPM Kalbar Peringkat 29 dari 34 Provinsi

30
Calon Gubernur Kalbar nomor urut tiga Sutarmidji - Ria Norsan berselfie bersama masyarakat Putusibau. (Kang Enchus for Equator)
Calon Gubernur Kalbar nomor urut tiga Sutarmidji - Ria Norsan berselfie bersama masyarakat Putusibau. (Kang Enchus for Equator)

eQuator.co.id.KAPUAS HULU. Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji – Ria Norsan bersilatutahim dengan masyarakat Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, Minggu (01/04/18).

Calon Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengatakan dikatakan maju suatu daerah tergantung dari indeks pembangunan manusianya. “Saat ini Kalbar IPM-nya peringkat ke 29 dari 34, artinya belum sejahtera,” katanya.

Ria Norsan dalam kesempatan orasinya mengajak masyarakat bersama mewujudkan Kalimantan Barat yang tidak lagi membedakan suku dan agama. “Mari kita wujudkan Kalbar baru yang tidak membedakan suku agama dan golongan. Midji Norsan untuk semua,” ujarnya.

Begitu juga dengan Calon Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengajak masyarakat untuk membangun Kalimantan Barat agar masyarakat merasakan kesejahteraan.
Dalam sesi dialog, seorang warga. H. Agus mengatakan visi-misi yang disampaikan Sutarmidji -Ria Norsan sejalan dengan harapan masyarakat Kapuas Hulu karenanya dirinya berharap Midji Norsan bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat.

Sementara seorang guru honorer, Fika, berharap jika Midji-Norsan terpilih, kesejahteraan guru honorer bisa disetarakan. “Paling tidak UMR-lah,” ujarnya.
Ditanyakan juga oleh salah seorang warga yang hadir, Hadi mengenai pemberdayaan UMKM di Kapuas Hulu. Dikatakan Sutarmidji, UMKM harus dikembangkan dan pelaku usahanya diberdayakan.

“Misalnya di Pontianak saya membuat incubator untuk para calon pelaku usaha dan juga diberikan pinjaman dengan bunganya ditanggung Pemkot,” ujarnya.
Ditegaskan Sutarmidji sudah waktunya Kalbar dikenal nasional dan internasional karena menurutnya Kalbar saat ini mempunyai potensi sumber daya alam yang berlimpah.
“Kita harus jadikan Kalbar bangga kepada masyarakatnya dan masyarakat bangga kepada Kalbar,” pungkasnya. (Maulidi / rls).