Makanan di Dapur Jadi Cermin Kondisi Tubuh

Ilustrasi

eQuator – Pikirkan: Apa makanan yang ada di dapur Anda saat ini? Menurut penelitian baru dalam jurnal Health Education & Behavior, makanan yang ada di dapur Anda saat ini bisa mengatakan banyak hal tentang ukuran pinggang Anda.

Para peneliti dari Cornell University dan The Ohio State University meminta sampel nasional penduduk AS yang melaporkan makanan apa saja yang ada didapur mereka seperti kue, permen, keripik, kerupuk, pretzel, sereal dingin dan buah dan peralatan dapur seperti pemanggang roti, blender atau food processor yang berada di counter dapur mereka. Mereka juga diminta untuk memberikan data tinggi dan berat badan mereka.

Nah, inilah yang para ilmuwan temukan dimana orang-orang yang mengonsumsi semangkuk buah di meja dapur mereka lebih mungkin untuk memiliki BMI lebih rendah daripada mereka yang tidak. Makanan kemasan seperti chip, kerupuk, pretzel dan sereal dingin yang berada di atas meja terkait dengan BMI lebih tinggi dan kue terkait dengan BMI lebih tinggi pada pria.

Apakah kita benar-benar dipengaruhi oleh makanan yang bisa kita lihat? Samuel Accardi, performance dietitian for AFC Fitness and health solution management company The Charge Group, mengatakan ya.

“Kita sering makan dengan mata kita, bukan perut kita. Jika ada makanan lezat diatas meja dan kita melihat makanan tersebut maka kita akan memiliki dorongan untuk mengonsumsi makanan tersebut,” kata Accardi, seperti dilansir laman Yahoo Health, belum lama ini.

Ahli gizi Beth Warren juga setuju tentang hal tersebut.

“Terlalu sering saya dengar dari pasien dimana mereka makan makanan tertentu karena makanan tersebut sudah ada dimeja makan mereka,” jelas Warren.

Jika Anda ingin menjadi kurus maka Anda sebaiknya melakukan apa yang orang kurus lakukan, seperti berolahraga dan tidak mengonsumsi makanan seperti sereal yang mengandung banyak gula dan beralih ke makanan sehat. (jpnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.