Logistik Pilkada Melawi Ready

141

eQuator –  Logistik Pilkada Melawi 2015, mulai dari surat suara hingga logistik lainnya sudah berada di Kantor KPUD Kabupaten Melawi. Bahkan, Selasa (17/11), penyelenggara pemilu mulai melakukan sortir dan lipatan surat suara. Dengan cara melibatkan tenaga dari luar. Bahkan pelipatan surat suara ini ditargetkan paling lama tiga hari harus selesai.

“Untuk melipat surat suara ini kami telah merekrut sekitar 30 orang sehingga kami perkirakan pelipatan itu tiga hari selesai,” ujar Ketua KPUD Kabupaten Melawi, Julita saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/11).

Setelah selesai melakukan pelipatan surat suara, 21 November 2015 dilanjutkan dengan proses sortir dan pengepakan. Mulai dari logistik yang di dalam kotak maupun logistik yang di luar kotak. Dengan melibatkan Panitai Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panwas di tingkat kecamatan masing-masing.

“Nantinya baik pengepakan yang di dalam kotak maupun di luar kotak, sebelum didistribusikan akan disortir sama-sama,” paparnya.

Julita menyebut, pendistribusian logistik akan disesuaikan dengan jadwal Bimtek sehingga logistik yang di luar kotak, seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT), DPT Tambahan, C-6 serta bilik bisa dibawa semua oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) setelah mengikuti Bimtek.

“Saat kami melakukan Bimtek nanti, barang-barang tersebut sudah kami bawa. Dengan harapan agar C-6 cepat disampaikan kepada pemilih. Karena paling lambat tiga hari sebelum hari-H, C-6 harus sudah disampaikan kepada pemilih,” tuturnya.

Menurut Julita, dari 24 November sampai 8 Desember mendatang merupakan jadwal distribusi logistik dari kabupaten sampai ke tingkat PPS. Paling cepat logistik dalam kotak sudah didistribusikan di tingkat kabupaten pada 3 dan 4 Desember mendatang.

“Untuk daerah yang jauh, mengingat kondisi geografis yang sulit, pengambilan logistik tidak bisa dilakukan satu hari sebelum hari-H dari tingkat PPK. Karena takut kondisi di jalan tidak bisa tepat waktu sehingga menghambat proses pemungutan suara pada hari-H,” ujarnya.

Nanti, kata Julita, KPU bersama PPK akan memutuskan tanggal pengambilan logistik. Untuk daerah terjauh itu berapa hari didistribusikan dari  PPK ke PPS. Karena berpengalaman dari pemilu legislatif lalu, ada PPS yang tidak bisa pulang dan balik arah lagi karena banjir.

“Sudah separuh perjalanan, balik arah lagi ke kecamatan. Bahkan besoknya lagi mau naik, masih tidak bisa karena kondisi banjir. Ini terjadi di Desa Balai Agas, Kecamatan Belimbing,” ucapnya.

Makanya mulai 3 Desember mendatang, logistik sudah didistribusikan ke PPK yang jangkauannya sulit. Seperti Kecamatan Menukung, Ella Hilir, Sokan, Tanah Pinoh Barat  dan Belimbing. Lima kecamatan ini yang menjadi prioritas utama KPU, setelah itu baru prioritas kedua.

Selain itu, Julita menambahkan, mengingat kondisi cuaca sekarang,  kotak yang digunakan untuk 518 TPS akan diupayakan menggunakan kotak seng semua. Kemudian antisipasi terhadap semua logostik, semua formulir baik dalam kotak atau di luar kotak akan dimasukkan dalam plastik dulu. Kemudian amploknya juga dilapis atau dibungkus pakai plastik semua. “Dengan dibungkus plastik, kalau ada hujan di saat distribusi akan aman dari air hujan,” ulasnya. (aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here