Lapas Singkawang Punya Vihara, Masjid dan Gereja

ilustrasi. net

eQUator – Singkawang-RK. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIb Kota Singkawang, mungkin satu-satunya lembaga atau instansi di Indonesia yang memiliki tiga tempat ibadah dari agama berbeda, yakni Vihara, Majid dan Gereja. Letaknya berdampingan lagi.

“Kita ingin menanamkan, sesama pemeluk agama untuk saling menghormati. Hal ini sengaja kita buat dan kita tanamkan kepada warga binaan,” kata Sambiyono, Kepala Lapas Klas IIb Kota Singkawang kepada wartawan, Minggu (6/12).

Sambiyono menjelaskan, selain untuk menanamkan sikap toleransi antarumat beragama di dalam Lapas ini, keberadaan tiga tempat ibadah tersebut diharapkan membantu warga binaan dalam memaksimalkan ibadah selama menjalani masa tahanannya.

“Fisik mereka (warga binaan, red) memang tidak bebas. Tetapi dari sisi keagamaan, mereka tetap diberikan kebebasan untuk meningkatkan ibadahnya sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing,” papar Sambiyono.

Untuk Masjid dan Gereja di dalam Lapas itu sudah cukup lama dibangun. Sedangkan Vihara Thi Cu Miau Sip Sam Hong, juga di dalam Lapas, baru saja merayakan ulang tahunnya, Senin (30/11) lalu.

Sambiyono berharap, keberadaan Vihara dapat menunjang peningkatan keimanan penghuni Lapas, terutama yang beragama Buddha atau Konghucu. “Vihara Lapas ini, masih terus digunakan warga binaan yang beragama Buddha. Bahkan beberapa masyarakat umum, juga pernah beribadah di sini,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sejak dibangun secara swadaya oleh masyarakat serta donatur, setiap tahun selalu diadakan perayaan ulang tahun tempat ibadah di Lapas.”Perayaan ulang tahun juga dilaksanakan secara swadaya,” ujar Sambiyono. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.