Komunitas Cinta Animal Kalbar Rayakan World Snake Day

Dea Apriyanti: KOCAK Akan Menggelar Event Tahunan Lomba Hewan September Mendatang

18
Diabadikan. Anggota KOCAK bersama hewan peliharaan mereka diabadikan bersama ketika melakukan gathering di Taman Untan Pontianak, beberapa waktu lalu. KOCAK for Rakyat Kalbar
Diabadikan. Anggota KOCAK bersama hewan peliharaan mereka diabadikan bersama ketika melakukan gathering di Taman Untan Pontianak, beberapa waktu lalu. KOCAK for Rakyat Kalbar

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Komunitas Cinta Animal Kalbar (KOCAK) merayakan World Snake Day atau hari ular dunia pada bulan ini. Dengan melakukan sosialisasi serta gathering di sejumlah taman di Kota Pontianak, Minggu (22/7).

Dea Apriyanti (18) yang tergabung dalam KOCAK menuturkan, KOCAK merayakan World Snake Day di Juli 2018. “Kami merayakannya dengan membuat poster atau banner yang bertuliskan World Snake Day. Kemudian, kami sambil mengenalkan lebih dalam tentang ular kepada masyarakat,” ujar Dea Apriyanti di Taman Untan Pontianak.

Dalam kesempatan itu, Dea bersama KOCAK terlihat sedang asyik berbincang-bincang. Bahkan tak segan mengajak masyarakat untuk berinteraksi secara langsung dengan beberapa hewan peliharaan mereka.

Gathering tersebut dimulai dari pukul 15.30-18.00 WIB. Dimana, KOCAK membawa beberapa hewan yang unik serta tak lazim untuk dipelihara. “Kita bawa burung hantu, ular, musang serta gecko yang mirip-mirip cicak gitu,” tuturnya.

Sekadar diketahui bahwa terdapat tiga hal penting yang menjadi misi KOCAK. Yakni, memberikan informasi atau pengetahuan mengenai cara penanganan serta cara bertindak terhadap hewan liar. Sekaligus memperkenalkan hewan atau binatang secara langsung kepada masyarakat luas melalui gethering.

“Dan yang terakhir kami mencoba breeding atau pembiakan untuk mengurangi penangkapan langsung dari alam,” ulas Dea.

Apalagi setakat ini masih banyak masyarakat luas yang belum tahu mengenai cara penanganan maupun pemeliharaan hewan-hewan tersebut. “Bahkan bagi masyarakat hewan itu masih dianggap hama bagi mereka yang awam,” timpalnya.

Bahkan setiap akhir pekan, seperti Minggu (29/7) sore mendatang, KOCAK akan terus melakukan gathering di Taman Untan. “Bagi masyarakat Kota Pontianak yang ingin tahu atau hanya ingin sekadar berfoto bersama hewan-hewan unik lainnya. Silahkan datang di Taman Untan Pontianak,” ajaknya.

Tak hanya itu, Dea menambahkan, KOCAK akan menggelar event tahunan berupa lomba hewan pada September mendatang. “Jadi, nanti lombanya per kelas hewan dari berbagai macam jenis hewan,” jelasnya.

Perempuan cantik berhijab ini sudah kepincut dengan hewan-hewan ekstrim sejak masih duduk dibangku SMP. “Dari awal saya memang suka sama binatang. Saya suka dengan mereka karena unik dan banyak jenisnya. Apalagi hewan-hewan ini jarang dipelihara sama orang-orang,” kenang Dea.

Dea mengaku bahwa dirinya mengenal hewan-hewan tersebut dari pamannya yang juga pencinta binatang. “Jadi, awalnya saya diperkenalkan dengan hewan reptil-reptil gitu,” bebernya.

Tak berselang lama, akhirnya Dea memiliki binatang peliharaan sendiri. Di antaranya, ular dan musang. “Ular jenis ballpiton dan musang jenis akar borneo. Untuk ular namanya Berlin dan musang namanya Gracie,” tuturnya.

Reporter: Suci Nurdini Setiowati

Redaktur: Andry Soe