Kelola Keberagaman dengan Baik

H Abdul Mutalib

eQuator – Singkawang-RK.  Kota Singkawang diisi berbagai suku bangsa, budaya dan agama yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. Keberagaman ini harus dikelola dengan baik, agar tidak menjadi petaka.

“Kalau keberagaman ini tidak dikelola dengan baik dan bijaksana, maka akan menjadi malapetaka, kita akan hancur,” ingat H Abdul Mutalib ME, Wakil Walikota Singkawang ditemui saat peresmian Vihara Fuk Tet Chi di Singkawang Selatan, baru-baru ini.

Sebaliknya, menurut Haji Dol–sapaan Abdul Mutalib–kalau keberagaman ini dikelola dengan baik dan disatukan, maka akan menjadi sesuatu yang indah. Pembangunan yang sedang berlangsung pun akan berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan.

Beberapa waktu silam, Haji Dol pernah ditanya rekannya, bagaimana Kota Singkawang yang seperti miniatur Indonesia–karena semua suku di Indonesia hidup di Kota Amoy ini–tetap kondusif.

“Mudah saja saya menjawabnya. Karena masyarakat di Singkawang selalu saling menghargai dan menghormati. Tidak ada yang merasa lebih tinggi. Semuanya selalu bersama dalam persatuan dan kesatuan. Ini kekuatan untuk membangun Kota Singkawang,” kata Haji Dol.

Kerukunan dan kedamaian di Kota Singkawang ini, menurut Haji Dol, harus dijaga secara berkelanjutan. “Ini menjadi PR bagi pemimpin Singkawang ke depannya, bagaimana agar keutuhan, kerukunan antar etnis dan agama di Kota Singkawang ini tetap terjaga dengan indah,” pungkasnya. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.