Karyawan Tahu Sumedang Tewas Mengenaskan

571
Ilustrasi. NET

eQuator – Sungai Ambawang-RK. Jalan Trans Kalimantan, Sungai Ambawang—Kubu Raya kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor, Yaya Sukarya, 42, tewas dilindas truk fuso, Sabtu (14/11) sekitar pukul 06.20.

AKP Wahyu Jati Wibowo “Sepeda motor korban kemudian terjatuh ke kiri. Sedangkan pengendaranya terjatuh ke kanan. Karena jarak sudah dekat sehingga pengendara jatuh mengenai bagian kanan truk fuso tersebut. Akibatnya pengendara sepeda motor dilindas dan meninggal dunia,”
AKP Wahyu Jati Wibowo
“Sepeda motor korban kemudian terjatuh ke kiri. Sedangkan pengendaranya terjatuh ke kanan. Karena jarak sudah dekat sehingga pengendara jatuh mengenai bagian kanan truk fuso tersebut. Akibatnya pengendara sepeda motor dilindas dan meninggal dunia,”

“Korban pulang belanja dari pasar, terserempet truk fuso. Kemudian jatuh ke tengah jalan dan terlindas pas di kepalanya. Sehingga kepalanya hancur dan meninggal di tempat,” kata Edi Sairul, warga Sungai Ambawang kepada Rakyat Kalbar.

Pengendara truk fuso bernopol M 9862 B diketahui bernama Abu Hasan, 49, warga Jalan Ya’M Sabran, Pontianak Timur. Sementara pengendara sepeda motor bernopol KB 3573 ON merupakan warga Jalan Trans Kalimantan, Sungai Ambawang.

Edi Jenggot sapaannya melanjutkan, kejadian itu tepat di depan rumah makan Siang Malam, Parit Masigi. Saat kejadian, lebih dari setengah jam tak seorang pun warga yang berani menyentuh atau mengevakuasi korban. Karena warga sudah mulai mengerti, sehingga mereka menunggu kepolisian datang, baru bersama-sama mengevakuasi korban. “Korban adalah karyawan Tahu Sumedang di Sungai Ambawang, karena barang bawaannya tahu mentah semua,” jelasnya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Pontianak, AKP Wahyu Jati Wibowo mengungkapkan, hasil penyelidikan dan penyidikan sementara, truk fuso dari arah pelabuhan menuju gudang buah di Jalan Ya’M Sabran. Sesampainya di Jalan Trans Kalimantan, dekat Parit Masigi dari arah berlawanan melaju sepeda motor korban, yang sesaat kemudian oleng.

“Sepeda motor korban kemudian terjatuh ke kiri. Sedangkan pengendaranya terjatuh ke kanan. Karena jarak sudah dekat sehingga pengendara jatuh mengenai bagian kanan truk fuso tersebut. Akibatnya pengendara sepeda motor dilindas dan meninggal dunia,” kata Wahyu.

Wahyu menegaskan, hingga saat ini, sopir fuso bermuatan buah itu masih diperiksa di Mako Sat Lantas Polresta Pontianak.

Edi kembali melanjutkan, Jalan Trans Kalimantan memang rawan kecelakaan. Hal itu didasari kurangnya rambu-rambu lalu-lintas dan jalan yang begitu sempit. “Di daerah sini sering memakan korban. Karena pas perempatan gang dan jalan raya. Kiri dan kanan pertokoan. Ditambah rambu yang kurang,” katanya. Dia berharap Dinas Perhubungan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan lalu-lintas di Jalan Trans Kalimantan. (oxa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here