Hipmi Kalbar Cari 1000 Kader

1145
FOTO BERSAMA. Ketua dan Sekretaris HIPMI Kalbar Nedy Achmad dan Mohammad Qhadafy berfoto bersama kader, di JW Marriott Hotel Surabaya, baru-baru ini. IST

eQuator – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalbar membuka kesempatan kepada seluruh pengusaha di tanah Borneo Barat, untuk menjadi kadernya. Terobosan ini diharapkan dapat memperkuat mental dan cara berbisnis pengusaha domestik.

Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan HIPMI Kalbar, Lukman menyampaikan, Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia berkeinginan Badan Pengurus Daerah (BPD) di seluruh Indonesia merekrut anggota baru.

“Berdasarkan hasil Sidang Dewan Pleno I Munassus HIPMI di JW Marriott Hotel, Surabaya, 6-8 November 2015 lalu, kami diminta untuk mencari 1000 kader baru,” ucap Lukman kepada Rakyat Kalbar di Pontianak, Selasa (10/11).

Lukman menuturkan, terobosan tersebut salah satu program kerja Ketua Bahlil, membuka peluang sebesar-besarnya kepada pengusaha Indonesia, supaya bisa punya jaringan bisnis yang luas.

“Banyak manfaat apabila bergabung di HIPMI. Karena HIPMI salah satu organisasi yang menaungi banyak pengusaha yang berbisnis di berbagai sektor. Tidak hanya kumpulan pengusaha dominan, tapi seluruh bentuk usaha. Baik itu di travel, property, kuliner dan lain-lain,” tutur Lukman.

“Semua pengusaha, baik itu pengsuaha pemula maupun pengusaha menengah, bisa bergabung di HIPMI Kalbar. Kali ini kami lebih tertarik mengajak pengusaha-pengusaha pemula untuk bergabung di HIPMI Kalbar,” papar Lukman.

Dikatakan Lukman, saat ini Ketua Bahlil sudah melaunching Hipmi.net. Sebuah situs online yang bisa diakses oleh seluruh anggota HIPMI di seluruh Indonesia. “Nah melalui jejaring ini, anggota bisa shareing, tukar pikiran dan berbagi ilmu,” serunya.

Bidang organisasi kader dan kaderisasi (OKK) HIPMI Kalbar dalam waktu dekat melakukan rekrutmen anggota HIPMI baru. “Ini tugas Badan Pengurus Cabang (BPC) di 14 kabupaten/kota untuk bisa melaksanakan program kerja Ketua Bahlil,” terangnya.

“Target kita bisa merekrut 1000 anggota baru di berbagai macam bisnis. Kita berharap teman-teman di daerah dapat mengirimkan data-data pengusaha, supaya bisa diajak bergabung dalam HIPMI,” sambung Lukman.

Dikatakan Lukman, tidak ada kriteria khusus dalam rekrumetmen. “Walaupun dia hanya pengusaha warung kopi tidak masalah. Terpenting kita bisa membuka peluang dan membuat jaringan. Semakin banyak teman maka akan semakin banyak relasi. Implikasinya ke depan, akan semakin banyak pemikiran dan ide bisnis,” harap dia.

Upaya lain yang diharapkan, pengusaha yang tergabung di HIPMI bisa berpikir untuk mengembangkan usahanya. “Jadi anggota HIPMI tidak hanya punya satu bisnis. Tetapi harus bisa punya dua atau tiga bisnis. Jadi harus ada pengembangan usaha,” katanya.

Sementara Ketua Pelaksana Sidang Dewan Pleno dan Munassus Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Yaser Palito, sebagaimana dalam keterangan press release mengatakan, terselenggaranya acara tersebut untuk menyatukan pemikiran dalam persaingan ekonomi ke depan. Sebab, awal 2016 Asean Economic Community (AEC) akan dibuka.

“Makanya kami mengusung tema ‘mengintegrasikan potensi ekonomi nasional. Indonesia harus optimis menghadapi AEC,” ujarnya.

Ketua Panitia Pengarah, Dr Anggawira MM mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam fase tidak baik. Sehingga diperlukan adanya konsolidasi sesama pengusaha Indonesia. “Generasi muda harus menciptakan pertumbuhan ekonomi suatu negara,” harapnya.

 

Reporter: Deska Irnansyafara

Editor: Hamka Saptono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here