GKE Petra Sintang Diresmikan 27 Oktober

16
TINJAU PROGRES PEMBANGUNAN. Jarot saat meninjau Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Petra Sintang, Yang terletak di Jalan PKP Mujahidin Selasa siang (23/10). Humas Pemkab Sintang for Rakyat Kalbar

Sintang-RK. Memastikan kesiapan Pertemuan Temu Raya I Kaum Bapak Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), Bupati Jarot Winarno bersama Wakil Bupati Askiman meninjau progres pengerjaan GKE Petra, Selasa (23/10).

Pasalnya, pertemuan tersebut bersamaan dengan peresmian GKE Petra yang akan dilakukan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Pada Sabtu 27 Oktober 2018.

“Bagian dalam sudah selesai, tinggal pembersihan, serta mengatur tempat duduk dan sebagainya, tinggal mengejar penyelesaian kubah bagian puncaknya,” tutur Jarot.

Ia mengatakan, persiapan yang memerlukan kerja keras yaitu terkait penataan halaman. Diperlukan beberapa alat berat untuk menata bagian luar atau seputar halaman gereja.

“Mudah-mudahan persiapannya, dan semua kegiatan yang dilaksanakan nanti berjalan lancar dan aman,” harap Jarot.

Kepastian jam peresmian pada 27 Oktober nanti bergantung pada jadwal Menteri Yasonna. Menurut Jarot, jika menteri jadi datang ke Sintang dengan Gubernur Sulawesi Utara, maka ia dan anggota DPR RI, Lasarus, akan menaiki pesawat khusus.

“Kalau pakai jet  berarti tanggal 26 udah di Sintang, kalau pakai pesawat biasa, tanggal 27 pagi dari Pontianak ke Sintang, kita menyesuaikan saja,” paparnya.

Sedangkan terkait kehadiran Gubernur Kalbar Sutarmidji, bupati belum bisa memastikan. Karena pada hari yang sama gubernur akan ada kegiatan lain. Di Pontianak dan Jakarta, yang tidak bisa diwakilkan.

“Kemungkinan yang dipastikan bisa hadir adalah Wakil Gubernur Kalbar,” jelas Jarot.

Ketua panitia Pertemuan Raya I Kaum Bapak GKE se-Indonesia, sekaligus Asisten I Setda Pemkab Sintang, Abdul Syufriyadi mengatakan, persiapan kegiatan tinggal penataan dan pembersihan gereja saja. Bagian dalam maupun luarnya.

Ia berharap tidak ada halangan sehingga Menkumham Yasonna Laoly dapat hadir meresmikan gereja itu. Sekaligus membuka pertemuan raya kaum bapak GKE se-Indonesia.

“Di Bandara Tebelian Menkumham akan disambut menggunakan adat Melayu Sintang, dan di lokasi kegiatan akan dilakukan penyambutan menggunakan prosesi adat Dayak,” ungkap Abdul.

Dan, sebelum menuju GKE Petra Sintang, Menkumham direncanakan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kristen Center di Jerora  I. Atas dukungan Pemkab Sintang, ia bersyukur.

Abdul juga memohon dukungan dari semua masyarakat Sintang. Karena kegiatan tersebut akan berdampak untuk bidang-bidang lain. Seperti adat budaya, hotel, tempat wisata, penginapan, kuliner, dan adat.

“Karena ribuan tamu akan hadir ya, sehingga akan menjadi suatu promosi untuk Kabupaten Sintang ini,” pungkasnya. (ben)