Dinkes Kalbar Bersama Musisi Pontianak

Launching Video Klip Yok Hidup Sehat

10
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Andy Jap MKes menyampaikan tanggapan usai menyaksikan tayangan perdana video klip Yok Hidup Sehat dihadapan musisi lokal Pontianak dan para tamu undangan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Andy Jap MKes menyampaikan tanggapan usai menyaksikan tayangan perdana video klip Yok Hidup Sehat dihadapan musisi lokal Pontianak dan para tamu undangan.

eQuator.co.id – Promosi kesehatan (Promkes) gencar dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalbar. Jumat (31/8) pukul 20.00 WIB, menggandeng dua musisi lokal Kota Pontianak, Kamil Onte dan Tazki Acapella dilakukan Launching Video Klip Yok Hidup Sehat di Café Whats Up, Jalan Zainudin, Kecamatan Pontianak Barat.

Kampanye gerakan hidup sehat tertuang dalam lirik lagu ciptaan Kamil Onte. Lagu tersebut mengiringi video berdurasi kurang lebih 5 menit berisikan pesan kepada masyarakat agar menjaga kesehatan tidak sulit. Caranya, menjaga pola makan yang teratur, rajin olahraga, makan buah-buahan, sayuran serta melakukan imunisasi pada anak balita.

Baca Juga: Petugas Kesehatan Kubu Raya, Jalin Kemitraan dengan Dukun Beranak

Lunching video klip tersebut dihadiri Kepala Dinkes Provinsi Kalbar, dr Andy Jap MKes beserta jajaran Dinkes Kalbar, komunitas, dan tamu undangan. Usai menyampaikan kata sambutan, Andy bersama Orkes Bujang Bedendang Pontianak menyanyikan lagu Sungai Kapuas. “Bukan hanya sekadar lagu, tapi banyak pesan-pesan kesehatan,” ujar Andy Jap kepada wartawan.

Andy menilai, irama lagu tersebut sangat digemari masyarakat. Lirik lagu sangat sederhana, tapi mudah dipahami. Sehingga menggugah orang untuk cek kesehatan, rajin berolahraga, makan sayur dan buah. “Musiknya enak untuk goyang-goyang,” ucapnya
Apalagi saat ini, kata Andy, Dinkes Kalbar sedang mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kedepan, dia berharap, akan banyak ide-ide lain yang dapat diciptakan dalam mengkampanyekan hidup sehat. “Kalau poster dan iklan, mungkin masyarakat bosan, tapi lagu lebih mengena. Saya sangat berterimakasih, saya janji kalau sudah Hari Kesehatan Nasional (HKN), ibu Menteri Kesehatan datang kesini, kita akan tampilkan,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu komunitas Blogger, Vini yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi pembuatan video klip kampanye hidup sehat, karena lebih efektif dan mudah diterima masyarakat dibanding poster. “Lebih mudah diingat, karena dari anak kecil hingga orang dewasa lebih mudah mengingat lirik lagu,” ujarnya kepada wartawan. “Anak muda kan kadang tidurnya tak jelas, makan pun tidak teratur, sehingga dengan lagu tersebut mudah diingat,” timpal komunitas Blogger lainnya, Agus.

Baca Juga: Larangan Merokok Sulit Direalisasikan

Sedangkan Kamil Onte mengaku, ide membuat lagu tersebut termotivasi dari beberapa karya berupa poster dan imbauan dari Dinkes Kalbar kepada masyarakat. “Saya menilai di era digital, kita harus bisa membuat terobosan baru dan gerakan baru, berupa lagu dan video klip. Sehingga pesannya mudah dicerna dan dipahami masyarakat. Apalagi hanya dengan modal lagu Anak Dara Tue yang kita ubah menjadi lirik-lirik yang mengkampanyekan kesehatan masyarakat Kalbar,” ujarnya.

Dia mengaku ide tersebut juga dimotori Rizal Adriansyah, Humas Dinkes Kalbar. Pembuatan video klip tersebut mengalami beberapa kendala. “Kita tiga bulan lalu produksi ini sudah dilakukan, namun ada perbaikan. Karena beberapa kendala dari sistem dan talent yang saat itu tidak bisa hadir, akhirnya kita mencari solusi. Mudah-mudahan, hasilnya memuaskan sesuai harapan kita bersama,” terangnya seraya mengatakan video tersebut akan dijadikan soundtrack film layar lebar berjudul Sukep The Movie.

Foto dan Narasi: Andi Ridwansyah