Di Kapuas Hulu Banyak Peluang Usaha

Manfaatkan Media Informasi untuk Promosi

24
WORKSHOP. Suasana Workshop Pemanfaatan Media Informasi Teknologi Sederhana Sebagai Sarana Promosi yang berlangsung di Aula Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kapuas Hulu, Kamis (20/9). Andreas-RK

eQuator.co.idPutussibau – RK. Saat ini, perkembangan teknologi membuat semua aktivitas serba mudah dan nyaman. Termasuk memudahkan dalam mempromosikan berbagai hal.

“Kondisi ini sangat berbeda dengan jaman dulu. Sekarang dengan adanya teknologi memudahkan kita untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk untuk ajang promosi produk-produk yang dihasilkan masyarakat,” terang Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kapuas Hulu Antonius dalam

Workshop Pemanfaatan Media Informasi Teknologi Sederhana Sebagai Sarana Promosi digelar di aula kantor DKOP setempat, Kamis (20/9).

Menurut Anton, Kapuas Hulu kaya akan potensi produk-produk lokal. Maka teknologi informasi yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Karena merupakan peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Maka paradigma kita yang ada selama ini harus diubah, dengan menyesuaikan kondisi yang ada sekarang, khususnya pengembangan ekonomi kreatif,” pintanya.

Pria yang karib disapa Anton ini yakin, jika pola pikir sudah diubah dan dibentuk menjadi seorang pelaku usaha, maka tidak ada lagi yang hanya fokus jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tetapi bagaimana menciptakan lapangan kerja. Karena menurutnya, banyak sektor usaha di Kapuas Hulu yang bisa ditawarkan ke masyarakat luas melalui media promosi. Sehingga mampu menjadi daya ungkit pihak luar untuk membeli produk-produk dari Bumi Uncak Kapuas.

“Saya berharap peserta yang hadir bisa saling berbagi informasi, sehingga Kapuas Hulu bisa bersaing dengan kabupaten lain dalam dunia usaha,” harapnya.

Dengan jejaring yang ada, masyarakat bisa memanfaatkan peluang tersebut. Pihaknya terus berupaya sesuai di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. “Karena di pariwisata kita menjual jasa wisata melalui penginapan dan transportasi,” ujarnya.

Selama ini jasa wisata tersebut masih terdapat kendala. Seperti transportasi dan penginapan di wilayah objek wisata yang belum begitu optimal. “Kalau datang tamu, mereka akan menginap dimana, makan dimana? Pariwisata ini membangun kesan, sehingga orang selalu punya keinginan untuk berkunjung ke Kapuas Hulu,” tuturnya.

Apalagi kata dia, event Festival Danau Sentarum digelar setiap tahun. Maka harus terus dibenah. “Sehingga kesan pelayanan kepada  tamu yang berkunjung semakin baik,” tutup Anton.

Pada workshop ini, Kabid Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Pontianak Harry Ronaldi dan Eddy Setyawan pelaku Digital Marketing Produk Lokal. Hadir peserta dari kalangan pelajar, serta para pelaku usaha industri ekonomi kreatif dan perhotelan di Kapuas Hulu. (dRe)