DAD Diminta Turut Serta Menjaga Keamanan Pemilu

Presiden MADN Musda DAD Singkawang ke-IV

PENYAMBUTAN. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama Presiden MADN Cornelis disambut tarian dan pengalungan selendang khas Dayak di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Jalan Baru, Rabu (27/2)—Humas for RK

eQuator.co.id – SINGKAWANG-RK. Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Drs Cornelis, MH membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Singkawang ke-IV di Rumah Adat Dayak di Jalan Baru, Rabu (27/2). Musda ini turut dihadiri Ketua DAD Kalbar, Jakius Sinyor dan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.

“Kegiatan musyawarah Dewan Adat Dayak yang ke-IV ini, diharapkan dapat memberi warna baru bagi perkembangan budaya dan adat istiadat Dayak. Khususnya di Kota Singkawang pada umumnya di Kalimantan Barat,” ujar Tjhai Chui Mie dalam sambutannya.

Menurutnya, keberagaman etnis di Kota Singkawang sangatlah menjadi perhatian semua pihak dan harus tetap dijaga. Agar tetap harmonis sepanjang masa. “Pelestarian kebudayaan etnis Dayak sudah seharusnya diperhatikan semua pihak dengan mengisi momen-momen kebudayaan itu dengan berbagai kegiatan budaya,” katanya.

Dia mengungkapkan, kegiatan Naik Dango atau pelestarian tarian khas Dayak harus dikembangkan oleh anak-anak muda suku Dayak. Sehingga diharapkan kebudayaan suku Dayak tetap terjaga antar lintas generasi.

“Di Jakarta ada sebuah komunitas anak Dayak yang dibentuk sejak Oktober 2002 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Community Culture and Environmental Survival. Komunitas ini ingin mempertahankan kecintaan mereka terhadap tanah kelahiran dan akar kebudayaannya,” ujarnya.

Ketua DAD Kalbar, Jakius Sinyor mengatakan, masa jabatan Ketua DAD Kota Singkawang pada 27 Februari 2019 ini sudah berakhir. Sesuai dengan aturan rumah tangga, harus dipilih kembali.

“Dewan Adat Dayak harus melakukan koordinasi dengan masyarakat yang sangat majemuk ini. Apalagi Singkawang mendapat penghargaan sebagai kota tertoleran dan juga partisipasi etnis, suku serta agama,” katanya.

Menurutnya, hal yang perlu dipikirkan bagaimana DAD Kota Singkawang membantu pemerintah melakukan program pembanginan lima tahun ini. “Kalau tidak ada partisipasi masyarakat akan sulit dan tidak maksimal,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Jakius juga meminta agar semua DAD dapat turut serta menjaga keamanan dalam pemilihan presiden dan legislatif secara serempak nantinya.

“Dewan Adat Dayak diharapkan dapat membantu aparat kepolisian, Bawaslu bersama dengan masyarakat. Saya rasa masyarakat sudah cerdas dan jangan sampai terpengaruh isu yang bersifat hoaks di media sosial,” katanya.

Ketua Panitia Musda DAD Kota Singkawang ke IV, Robertus Putra berharap, melalui kegiatan ini dapat menyumbang pikiran dan gagasannya untuk Kota Singkawang. (hen)

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!